Nyuri HP dan Motor Teman Diadili


Terdakwa digiring petugas pengawal kejaksaan untuk menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa digiring petugas kejaksaan untuk menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa Isw alias Kuntet (23) warga Singojayen Pakuncen Wirobrajan Kota Yogyakarta mulai diajukan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (14/8). Kuntet didakwa telah mencuri Handphone dan sepeda motor milik temannya saksi korban Muhammad Akmal Fadhila.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Dian Nur Umami ER SH MH terungkap, terdakwa pada Minggu 12 Mei 2019 pukul 17.00 melihat saksi korban Muhammad Akmal Fadhila sedang mengendarai sepeda motor. Setelah itu terdakwa menghentikan sepeda motor tersebut dan minta tolong mengantarkannya ke Kuncen.

Selanjutnya terdakwa memboncengkan saksi korban dan diperjalanan berhenti untuk mengambil barang barang titipan di daerah Godean. Di tengah jalan saksi korban meminta terdakwa berhenti karena hendak melaksanakan salat Ashar di Masjid Qoirul Umm di Kembaran Tirtonirmolo Kasihan Bantul.

Terdakwa lalu menghentikan motor dan parkir di halaman masjid. Saat sedang salat Asar di masjid tersebut selanjutnya terdakwa mengambil Handphone Iphone 6 Edge dan sepeda Honda Vario motor milik saksi korban dan membawanya pergi.

Setelah berhasil membawa barang-barang yang dimaksud terdakwa menjual Handphone tersebut di sebuah konter HP di daerah Prambanan seharga Rp 500 ribu. Ketika dalam perjalanan terdakwa mengalami kecelakaan di daerah Kalasan sebelum dilakukan penangkapan petugas kepolisian karena melakukan pencurian.

Akibat perbuatan terdakwa itu, saksi korban menderita kerugian sebesar Rp 10,5 juta.Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam pasal 362 KUHP. (C-5)


Read previous post:
BERDAMPAK BOCORNYA KEUANGAN DAERAH- Forpi Desak Hotel Penunggak Pajak Ditutup

YOGYA (MERAPI) - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta segera menutup hotel-hotel yang terbukti menunggak

Close