BERDAMPAK BOCORNYA KEUANGAN DAERAH- Forpi Desak Hotel Penunggak Pajak Ditutup


Baharuddin Kamba SH (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM).
Baharuddin Kamba SH (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM).

YOGYA (MERAPI) – Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta segera menutup hotel-hotel yang terbukti menunggak pajak. Hal ini perlu dilakukan sebagai efek jera bagi wajib pajak yang terbukti melanggar.

“Jika tidak segera diingatkan dan ditagih, maka potensi kebocoran keuangan negara dari hasil pajak yang merupakan salah satu pendapatan anggaran daerah semakin besar dan dapat menjadi temuan aparat penegak hukum karena adanya kerugian negara dari penunggak pajak hotel. Hal ini harus segera dihindari dengan meminta kepada penunggak pajak untuk segera menunaikan kewajibannya,” ujar Baharuddin Kamba SH, Koordinator Forpi Kota Yogya kepada wartawan, Rabu (14/8).

Dengan masih adanya para pengemplang pajak hotel selain dapat merusak citra Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata juga dapat merugikan pihak hotel yang tertib membayar pajak.

Selain itu adanya hotel yang telat membayar pajak ini merupakan bukti lemahnya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengingatkan para wajib pajak, sehingga hal semacam ini dari tahun ke tahun masih saja terjadi.

Kondisi sama halnya dengan wajib pajak reklame yang juga perlu disoroti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Bila para wajib pajak masih tetap ngeyel untuk menunggak pajak, maka perlu adanya ketegasan dari Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menutup izin operasional hotel yang melanggar aturan,” tegasnya. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Mantan Bek Barito Bakal Merapat ke PSIM

YOGYA (MERAPI) - Meski putaran pertama Liga 2 2019 belum berakir, kabar perpindahan pemain mulai mengemuka. PSIM Yogya yang berencana

Close