Seto Kaget Kondisi Pemain PSS

SLEMAN (HARIAN MERAPI)- Tim pelatih PSS Sleman tampak cemas dengan kondisi tim usai latihan perdana. Selasa (13/8) kemarin pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, membeberkan sejumlah pemain terancam absen saat menghadapi Persela Lamongan Kamis (15/8) besok. Ia menjelaskan kondisi ini dia dapatkan Senin (12/8) malam dari tim medis usai memindai kondisi para pemain Laskar Sembada yang disiapkan menghadapi skuad besutan Nil Maizar. Dua di antaranya ada Brian Fereirra dan Dave Mustaine. Brian terancam absen karena mengalami masalah otot ringan sedangkan Dave terkena akumulasi kartu.

“Tahunya Senin malam setelah pengecekan kondisi. Sebelumnya mereka bilang siap tempur semua tapi pas dipindai, Brian ada masalah di otot kaki. Medis bilang harus istirahat selama satu sampai dua hari. Ini yang saya takutkan karena kalau tidak ada dia lini serang kita menurun. Dave kena kartu kuning, itu juga jadi masalah malam kemarin,” kata Seto, Selasa (13/8) siang.

Dalam latihan kemarin Seto melakukan sedikit simulasi andai Brian benar-benar absen. Di bangku cadangan ada Ricky Kambuaya dan Sidik Saimima yang bisa ditempatkan di posisi Brian atau Dave. Namun bagi Seto keduanya harus bisa meningkatkan permainan lantaran lawan yang dihadapi juga punya skuad luar biasa. “Awalnya tidak akan ada simulasi karena waktunya tidak ada tapi dengan kondisi seperti ini harus dilakukan mungkin. Pemain tengah terutama gelandang serang harus meningkatkan levelnya, kita lawan tim yang pengalaman soalnya,” sambung Seto.

Tentang strategi, Seto enggan membeberkan lebih jauh alternatif apa yang akan dia gunakan andai Brian benar-benar absen. Seto tahu Nil Maizar dan tim pelatih Persela Lamongan tengah melakukan analisis taktik yang digunakan PSS. Riskan rasanya membuka alternatif dalam kondisi seperti ini. Belajar dari pengalaman laga kandang, PSS tidak mau lagi kehilangan poin di kandang sendiri. Dua kali sudah PSS kehilangan angka di kandang, masing-masing kalah lawan PSIS Semarang dan ditahan imbang Barito Putera. “Untuk strategi saya tidak bisa bilang banyak. Tunggu saja nanti,” jawab Seto singkat.

Sebelum pertandingan lawan Persela, tim pelatih mewanti-wanti para pemain agar menjaga kondisi tubuhnya masing-masing. Seto melarang para pemain menghabiskan waktu dengan aktivitas yang berpotensi mengganggu kesehatan pemain. Misalnya saja Seto melarang pemain menghabiskan waktu di klub malam. Jadwal padat jadi alasan dirinya membuat aturan ketat yang harus dipatuhi pemain. “Jadwal yang ketat ini kan resikonya bikin cedera pemain, mereka harus benar-benar jaga kondisi. Tidak hanya dengan istirahat, tapi juga soal makanan dan lain-lainnya harus dijaga. Absen pemain bukan cuma soal cedera otot atau tulang tapi juga demam misalnya, siapa yang dirugikan nantinya kalau bukan tim,” sambung Seto.

Sementara itu Persela sendiri masih tanpa kepastian striker andalan mereka, Alex dos Santos Goncalves yang mendapat cedera ringan. Namun Nil Maizar masih memasukan namanya ke dalam skuad yang dibawa ke Sleman. Kepastian main atau tidaknya top skor sementara Liga 1 itu bakal ia putuskan Rabu (14/8) hari ini. Bagi Seto ada atau tidaknya Alex tidak membuat timnya lengah. “Ada atau tidak adanya dia (Alex) Persela masih tim yang bagus apalagi ada Mas Nil Maizar, dia senior saya, yang punya banyak pengalaman,” tambah Seto. (Des)

Read previous post:
Buah Bit Jadi Kue Kering

TAK banyak masyarakat yang sudah mengenal buah bit, apalagi mencicipi rasanya. Lewat tangan terampil siswi SMA N 1 Imogiri, Bantul,

Close