Poltekpar Medan Membuat Renstra 2020 – 2024

BRASTAGI (HARIAN MERAPI)- Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan membuat Rencana Strategis (Renstra) untuk tahun 2020 -2024. Dalam Renstra berisi tentang rencana yang akan dilakukan Poltekpar Medan dalam rangka peningkatan SDM Pariwisatanya.

Workshop Penyusunan Rencana Strategis ini berlangsung di Brastagi, 8-9 Agustus 2019 dan diikuti oleh 40 peserta yang merupakan top manajemen Poltekpar Medan. Sementara itu nasumber yang memberikan masukan dan paparan antara lain Rayendi dari Sekdep DBPIK, Zulfikar dari Asdep Manjemen Strategi Kemenpar dan Angger dari Bappenas.

Direktur Poltekpar Medan Anwari Masatip mengatakan, sektor pariwisata merupakan salah satu andalan perekonomian nasional dan daerah saat ini. Pembangunan sektor ini membutuhkan dukungan SDM yang handal, profesional, berkualitas dan berstandar nasional dan internasional di semua lini.

Baik di pemerintahan, industri, masyarakat maupun dalam pengembangan keilmuan dan aplikasinya. “SDM merupakan faktor utama dan strategis bagi tercapainya keberhasilan pembangunan suatu bangsa. SDM yang kuat dan berdaya saing tinggi dalam berbagai aspek akan mendukung peningkatan pembangunan, baik di bidang ekonomi maupun di bidang sosial dan budaya,” ujar Anwari Masatip, Jumat (9/8/2019).

Dikatakan oleh Masatip, SDM yang berdaya saing tinggi merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan di era globalisasi. Apalagi dengan semakin ketatnya persaingan serta tiadanya batas antar negara (borderless nation) dalam interaksi hidup dan kehidupan manusia.

“Pengembangan SDM harus ditekankan pada penguasaan kompetensi yang fokus pada suatu bidang tertentu. Yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Oleh sebab itu kita harus membuat Rencana Strategis untuk mencapai target yang trlah diberikan kepada kita,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, pendidikan pariwisata merupakan bagian yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan. Keberhasilan sektor ini akan mampu melahirkan generasi-generasi yang kompeten di bidang pariwisata.

“Keterbatasan SDM pariwisata di Indonesia menjadi masalah yang dihadapi bersama oleh berbagai daerah di Indonesia. Kekurangan SDM pariwisata yang kompeten menjadi tantangan bagi lembaga kedinasan pariwisata yang harus memiliki kinerja yang optimal,” ujar Giri.

Menurut Giri, hal ini akan terwujud bila didukung oleh fasilitas dan program pendidikan yang berbasis kompetensi yang bermutu dan berkarakter. “Peran dan kontribusi Poltekpar Medan sebagai salah satu lembaga pendidikan pariwisata yang telah terakreditasi, memiliki jaringan dan telah memperoleh pengakuan dari industri sangat penting dan diperlukan dalam pengembangan kepariwisataan Indonesia maupun Internasional,” tutur Giri.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, semua harus direncanakan dengan baik dan sungguh-sungguh. Poltekpar Medan sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pariwisata diharapkan terus berkiprah dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas dan profesionalisme SDM bidang pariwisata di Indonesia.

“Poltekpar Medan harus membuat suatu perencanaan yang komprehensif, terintegrasi dan sistematis dalam menentukan arah dan kebijakan. Serta program yang terkelola secara efisien dan efektif guna melahirkan SDM bidang pariwisata yang unggul dan bermutu bagi industri, pemerintah, dan masyarakat,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Lada Redam Serangan Influenza

TANAMAN berkhasiat cukup beragam jenisnya. Pemanfaatan secara rutin bagian dari tanaman tersebut, misalnya akar, kulit, batang, daun, bunga serta buahnya

Close