PSS Tembus 4 Besar, Seto Merendah

BANDARLAMPUNG (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman sukses menembus posisi empat besar klasemen sementara Liga 1 usai menaklukkan tuan rumah Badak Lampung FC dua gol tanpa balas di Stadion Sumpah Pemuda Bandarlampung, Jumat (9/8) sore. Dengan nilai 20, Laskar Sembada menggeser Arema yang memiliki 19 poin dan Persebaya Surabaya yang kini di peringkat enam dengan nilai 17. Posisi bisa kembali berubah andai Persebaya bisa menang dari Madura United, Sabtu (10/8) ini.

Tendangan jarak jauh Brian Fereirra membawa PSS unggul di menit 35 babak pertama sedangkan gol kedua diceploskan Yevhen Bokhasvili memanfaatkan kemelut di depan gawang tuan rumah di babak kedua.

Kemenangan kemarin merupakan angka penuh kedua dari laga tandang PSS. Sebelumnya PSS memetik angka penuh saat bertandang ke kandang Madura United. Dua kemenangan ditambah hasil seri lawan Borneo FC sudah sesuai target yang diusung manajemen dan tim pelatih.

Namun pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, enggan jemawa dengan hasil ini. Dalam jumpa pers usai pertandingan, pelatih berusia 45 tahun itu mengatakan permainan Laskar Sembada belum sempurna. “Dari hasil bersyukur, itu yang paling penting tapi dari permainan masih banyak evaluasi khususnya stamina,” kata Seto di depan wartawan, kemarin.

Stamina Dave Mustaine dan kawan-kawan memang menurun di babak kedua. Memeragakan pressing ketat sampai ke pertahanan lawan sejak awal, PSS yang sudah diperkuat Alfonso de La Cruz lebih banyak bertahan di babak kedua. Bagi Seto mereka diselamatkan buruknya kerjasama lini depan dan gelandang Badak Lampung sehingga gagal mencetak gol.

Beruntung Yevhen mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang Badak Lampung yang membuat tuan rumah kehabisan waktu mengejar gol. Faktor cuaca dan lapangan ditengarai Seto sebab stamina para pemain menurun di babak kedua. Namun ia membeberkan ada perubahan positif yang ia lihat dalam pertandingan.

“Babak pertama enggak lancar. Faktor cuaca jadi sebab karena sangat berbeda, di sini (Lampung) lebih panas. Stamina pemain di babak kedua habis, kami lebih ke dalam mainnya. Tapi tadi saya lihat pemain bisa mengontrol emosi, jujur saja selain melawan panas dan angin kami juga melawan pemain tuan rumah yang coba memancing emosi pemain kami. Setelah ini kami juga cari cara bagaimana main di tempat dengan cuaca panas,” tambah Seto.

Berikutnya PSS akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (15/8). Usai kembali dari Lampung para pemain akan diberikan waktu istirahat satu hari lalu kembali latihan untuk mematangkan taktik lawan Persela Lamongan. Tim tamu yang kini mengisi posisi 15 klasemen sementara dianggap sebagai lawan berat yang harus ditaklukkan.

Dave Mustaine, gelandang serang PSS mengatakan mereka harus melakukan persiapan lebih berat ketika menjamu Persela. “Kami akan lakukan persiapan dari hasil evaluasi pertandingan sore tadi untuk lawan Persela. Kami ada di trek dalam pertandingan selanjutnya,” sambung Dave.

Adapun dua gol PSS kemarin menambah perbendaraan gol Yevhen dan Brian. Yevhen sudah mengoleksi delapan gol, menyamai Makan Konate dari Arema Malang. Striker asal Ukraina ini kini hanya berjarak dua gol dari Alex Dos Santos Persela Lamongan dan Ciro Henrique Tira Persikabo. Sedangkan gol Brian adalah koleksi keenamnya selama berseragam Laskar Sembada. Saat ini keduanya sudah menyumbangkan 13 dari 19 gol yang telah diceploskan PSS ke gawang lawan dalam 13 pertandingan. (Des)

Read previous post:
Sapi 1,1 Ton Bantuan Jokowi dari Wukirsari

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Presiden Joko Widodo melalui Kemensesneg RI menyerahkan bantuan dua ekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dan

Close