DIHANTAM GELOMBANG, KAPAL NELAYAN KARAM-3 ABK 2 Jam Terombang-ambing di Tengah Laut

ilustrasi
ilustrasi

WONOSARI (MERAPI)– Sebuah kapal nelayan “Dhika Jaya” ditumpangi tiga nelayan Sunardi (53), nakhoda, Heri (25) dan Endro (32) warga Desa Pucung, Girisubo, Gunungkidul karam dihantam gelombang tinggi di Pantai Ngungap, Gunungkidul Rabu (7/8).

Ketiga Anak Buah Kapal (ABK) lebih dua jam terombang-ambing ombak akibat kapal yang mereka tumpangi karam. “Ketiga korban berhasil diselamatkan dalam kondisi lemas dan dilarikan ke puskesmas terdekat,” kata Koordinator SAR Linmas Korwil I Gunungkidul Sun Handoko Bayu Segoro SIP Rabu (7/8).

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kapal ikan yang dinakhodai Sunardi warga Dusun Pakelkopek, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo ini berangkat melaut sekitar pukul 04.00. Ia berniat akan menebar jaring bersama dengan dua nelayan lainnya, Heri dan Endro warga Wonontoro, Pucung, Girisubo.

Para nelayan tersebut menebarkan jaring di sekitar perairan pantai Goa Buntet, tepatnya sebelah tebing Ngungap wilayah perairan Kecamatan Girisubo, Gunungkidul.

“Ketika sedang menebar jaring tiba-tiba kapal yang mereka tumpangi dihantam ombak dan kemudian karam,” imbuhnya.Tim SAR yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan dengan menerjunkan anggotanya berikut kapal evakuasi dan peralatan SAR.Diawali dari upaya menolong ketiga ABK yang saat itu sudah dalam kondisi lemas akibat terombang-ambing gelombang.

Setelah berhasil diselamatkan ketiga ABK tersebut dilarikan ke Puskesmas terdekat.”Ketiga nelayan berhasil kita selamatkan, begitu juga kapal yang karam sudah kita evakuasi,”terangnya. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Awas Penjahat Jalanan

SIAPAPUN yang bepergian pada malam hari, apalagi melewati tempat sepi, harus berhati-hati. Sebab, boleh jadi ada penjahat jalanan mengincar. Inilah

Close