HUT KE-54 BATALYON INFANTERI 403/WP: Pentas Wayang Kulit Menjaga Warisan Budaya

MERAPI-ISTIMEWA  Pentas wayang kulit dengan dalang Ki Hartono Higo Gati.
MERAPI-ISTIMEWA
Pentas wayang kulit dengan dalang Ki Hartono Higo Gati.

PENTAS atraksi seni budaya pagelaran wayang kulit dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Batalyon Infanteri 403/WP, digelar Kamis (1/8) malam, yang disaksikan para prajurit Perwira, Bintara, Tamtama Batalyon Infanteri 403 serta segenap warga Condongcatur Sleman, di depan Gerbang Mako Batalyon Yonif 403/WP.
Acara pentas seni budaya yang didukung Dinas Pariwisata DIY ini, dihadiri pula oleh komandan KOREM 072 Pamungkas Yogyakarta, jajaran Polda DIY, Kasi KOREM 072 Pamungkas Yogyakarta, Komandan Batalyon Inf. 403/WP, Kapolres Sleman, komandan KODIM jajaran KOREM 072 Pamungkas Yogyakarta, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, prajurit dan warga masyarakat.

Acara diawali dengan tari Sintren dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Hartono Higo Gati, dengan lakon Gatotkaca Winisuda. Penyerahan wayang secara simbolis dilakukan komandan Batalyon Inf. 403/WP kepada dalang Ki Hartono Higo Gati.

Komandan Batalyon Inf. 403/WP Mayor Inf. Ade Pribadi Siregar, SE mengatakan, pagelaran wayang kulit dilaksanakan dalam rangka memeriahkan harlah ke-54 Batalyon Inf. 403/WP. Setiap tahunnya Batalyon Inf. 403/WP selalu menggelar wayang kulit sebagai salah satu upaya untuk menjaga warisan budaya bangsa sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

Ade menuturkan, pada peringatan harlah Batalyon Inf. 403/WP ke-54, juga terdapat beberapa rangkaian acara Bhakti Sosial meliputi santunan anak yatim, bantuan air bersih, pengobatan gratis di Banaran Gunungkidul, dan anjangsana panti jompo.
“Memeriahkan acara, pada tanggal 18 Agustus nanti akan diselenggarakan lomba burung berkicau tingkat nasional. Sedangkan pada 27 Agustus terdapat acara panggung prajurit. Semua acara ini terbuka untuk umum,” ungkap Mayor Inf. Ade Pribadi Siregar, SE

Sementara itu Arya Nugrahadi selaku Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata DIY mengatakan, penyelenggaraan pagelaran wayang kulit dapat turut membantu memperkenalkan kesenian Yogyakarta kepada warga Yonif 403 yang tidak semua anggotanya berasal dari daerah Yogyakarta.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus menjadi sarana hiburan masyarakat. Melalui pagelaran wayang ini, diharapkan warga masyarakat terhibur dan dapat mengambil manfaatnya,” harap Arya.

Pagelaran wayang kulit tersebut juga turut dimeriahkan pelawak senior Marwoto, Rabies, dan Bagus. (*)

Read previous post:
PSIM DIJAMU SULUT UNITED – Menguji Konsistensi Racikan Aji

GIANYAR (MERAPI) - PSIM Yogya memiliki semangat menggebu saat menghadapi pertandingan melawan tuan rumah Sulut United dalam lanjutan Liga 2

Close