HADAPI TUAN RUMAH BORNEO FC – Seto Kembali Andalkan Kecepatan

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Skuad PSS Sleman hanya punya waktu dua hari bernapas usai menaklukkan Madura United melalui gol tunggal Irkham Zahrul Milla. Pasalnya, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan harus terbang ke Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (2/8) untuk menghadapi Borneo FC, Minggu (4/8) mendatang.

Di kandang Borneo yang kemarin baru meraih hasil imbang melawan Persela Lamongan, Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala PSS kembali menargetkan angka penuh. Rasa percaya diri ini muncul setelah PSS mengalahkan tuan rumah Madura United yang dipenuhi pemain bintang.

“Target sama tetap poin di sana. Kami akan coba mengandalkan kecepatan pemain melawan tim-tim yang punya pemain berpengalaman seperti Borneo. Hari Jumat kami berangkat ke sana lalu istirahat satu hari penuh agar pemain dalam kondisi bagus saat pertandingan,” kata Seto, Kamis (1/8) siang.

Kecepatan para pemain memang kunci menaklukkan Madura United yang sebelum bertemu PSS, perkasa di kandang sendiri. Pertahanan PSS yang kebobolan delapan gol dalam tiga pertandingan mendadak menguat. Padahal PSS main tanpa Alfonso de La Cruz dan Seto menurunkan duet Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufron. Duet jantung pertahanan ini menjadi yang terbaik di Liga 2 lalu. Seto cukup puas dengan penampilan keduanya karena kembali menunjukkan kekompakan di depan gawang Ega Rizky.

Bagi Seto bermain di kandang klub besar yang punya banyak pemain hebat membuat para pemain termotivasi lebih sehingga mampu meredam tiap gelombang serangan yang datang.

“Saya mau pemain juga sama fokusnya saat lawan Borneo. Saya mau mereka sama kompaknya, disiplin, dan tentunya tidak menurun kecepatannya. Untuk Ikhwan dan Gufron saya kira ini jadi penampilan pertama mereka setelah Liga 1, harus ditingkatkan lagi levelnya tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan keduanya. Psikologis main di sini artinya sadar bahwa yang mereka hadapi lebih kuat jadi pemain benar-benar main maksimal,” sambung Seto.

Borneo sendiri saat ini berada di peringkat enam klasemen sementara, satu tingkat di bawah PSS. Mereka meraih hasil kurang baik dalam dua pertandingan, di mana ditahan imbang 2-2 Badak Lampung lalu seri atas Persela 1-1.

Tuan rumah juga tidak akan diperkuat Wahyu Hamisi saat menghadapi Laskar Sembada karena mendapat kartu merah lawan Persela. Namun pemain senior seperti Terens Puhiri, Diego Michaels, Lerby Aliandry, Mahardiga Lasut, dan Asri Akbar siap dimainkan.

Sementara PSS terancam tidak diperkuat sejumlah pemain usai mendapat cedera saat melawat ke Madura. Seto sendiri enggan membeberkan siapa saja pemain yang tidak bisa dibawa karena cedera ke Samarinda.

“Ada pemain yang dapat cedera saat di Madura. Saya tidak bisa ngomong siapa saja yang pasti jalan satu-satunya adalah rotasi. Dua hari ini saya lihat perkembangan mereka apakah bisa main atau tidak. Mungkin akan bawa pemain yang lebih sedikit, kira-kira 18 pemain ke sana,” beber Seto.

Borneo FC sendiri jadi lawan pertama PSS di bulan Agustus. Dari jadwal yang telah dirilis PT LIB, agenda Laskar Sembada di bulan Agustus tidak kalah padat dengan Juli. PSS akan bertanding sebanyak enam kali dan hanya dua pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo.

Usai bertandang ke Samarinda, Jumat (9/8) PSS kembali menjalani laga tandang kontra Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Tiga hari pasca Idul Adha, mereka akan menjamu Persela Lamongan. Selasa (20/8) PSS sudah ditunggu pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019, PS TIRA Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor. Berjarak empat hari PSS akan kembali ke Stadion Maguwoharjo melawan PSM Makassar lalu menutup Agustus dengan melawan Persib Banding di kandang lawan.

Di luar lapangan, kemenangan lawan Madura United membuat Sleman Fans tergerak untuk memberikan bonus pada pemain PSS. Brigata Curva Sud (BCS) menjadi koordinatornya, di mana bonus dari uang yang terkumpul akan diberikan usai laga lawan Persela Lamongan di Maguwo. Sebelumnya, pihak PT PSS juga memberikan bonus pada pemain karena meraih hasil positif di kandang lawan. (Des)

Read previous post:
MERAPI-AMIN KUNTARI Pembangunan sabuk hijau penahan tsunami di selatan YIA sudah dimulai.
SOAL USUL OPERASIONAL YIA DIHENTIKAN-Bandara Kulonprogo Dirancang Aman Gempa-Tsunami

TEMON (MERAPI) - BMKG DIY angkat bicara terkait laporan sejumlah elemen masyarakat kepada Pemerintah Pusat yang meminta agar operasional YIA

Close