JAPFA Kirim 11 Pecatur Junior ke Ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship 2019

Para pecatur yang berangkat ke Bangkok. (Foto: Alfon Suhadi)

JAKARTA (HARIAN MERAPI)- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mewujudkan komitmennya dalam mendukung kemajuan catur di Indonesia dengan memberangkatkan 11 pecatur putra dan putri junior yang usianya berkisar antara 7-15 tahun untuk tampil dalam 4th Eastern Asia Yuouth Chess Champoinship 2019, yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand pada 1-10 Agustus 2019.

Ke-11 pcatur putra putri junior yang dikirim ke Thailand atas kerja sama antara PT JAPFA dan PB Percasi tersebut adalah Daniel Hermawan Tobing, Nayaka Budi Darma, Handaru Juan, Armina Zendy Purwanto, Arjuna Satria Pamungkas, Syahsyah Sakhish Thirof (putra), serta Nur Aini Rasyid, Aura Cahyati Alifan, Cacelia Natalie Liuvian, Aura Cahyati Alifan, dan Christine Elisaberth.

Kepada media, para pecatur muda masa depan ini menegaskan kesiapannya untuk meraih prestasi maksimal di Bangkok. Rata-rata mereka ingin merebut medali emas atau juara di kelasnya masing-masing. ” Saya ingin berjuang maksimal untuk meraih medali emas,” ujar Daniel Hermawan Tobing, peraih dua medali emas kelas Standard dan Rapid KU1 Boy di 3rd Eastern Asia Youth Chess Championship 2018 di Shanghai, China.

Pada kejuaraan tahun lalu, selain Daniel Tobing, peraih medali emas lainnya adalah Samantha Edithso (dua emas dari nomor rapid dan blitz G12, Christine Elizabeth ( satu emas dari nomor standard G16) ,dan Dita Karenza (satu emas standard G18) , serta terakhir Daru Oktabuana (satu emas dari kelas 1 blit B16).

Sementara itu perwakilan dari PT JAPFA, Agus Mulyono mengatakan bahwa pihaknya sangat mendorong pecatur muda Indonesia untuk tampil di turnamen internasional. “Ini merupakan sebuah investasi kepada generasi penerus untuk melanjutkan langkah mengharumkan nama Indonesia melalui olahraga catur. Turnamen ini merupakan wadah bagi pecatur muda untuk mengasah kemampuan dengan bertanding melawan pecatur internasional yang memiliki strategi dan pola permainan yang berbeda. Selebihnya selain untuk meningkatkan elo rating, juga untuk menambah ilmu catur bagi atlet kita,” ujar Agus.

Sementara itu Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto mengatakan, tujuan dari pengiriman pecatur muda di arena internasional ini adalah untuk menegaskan perlunya PB Percasi melakukan regenerasi pecatur. “Kita sudah melakukan regenerasi sejak 26 tahun lalu tepatnya mulai tahun 1995. Dan usaha regenerasi tersebut tidak pernah akan terhenti, salah satunya dengan usaha mengirim pecatur muda ke arena in ternasional,” jelas Utut. (Asd)

Read previous post:
8 Paket Wisata Pulau Penyengat Segera Dirilis, Strategi Marketing Disiapkan

TANJUNGPINANG (HARIAN MERAPI)– Uji Trail Paket Wisata Budaya Pulau Penyengat telah dilakukan, 24-27 Juli 2019. Delapan paket wisata Pulau Penyengat

Close