Hewan Kurban Mulai Diburu

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H  Petugas memeriksa kondisi kesehatan ternak untuk Idul Adha.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Petugas memeriksa kondisi kesehatan ternak untuk Idul Adha.

SLEMAN (MERAPI) – Semakin mendekati Idul Adha, permintaan akan hewan kurban terus meningkat. Rata-rata permintaan mulai datang sejak tiga pekan terakhir.
Seperti yang terpantau di Kelompok Ternak Sumberahayu Dusun Brayut Desa Pandowoharjo Sleman, Kamis (25/7). Pantauan dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY. Sampai saat ini di KT Sumberahayu sudah ada lima ekor kambing dan 169 sapi yang terjual.

“Kalau tahun lalu, di KT bisa menjual 35 kambing dan 250 sapi. Untuk tahun ini kemungkinan kurang lebih sama, karena Idul Adha masih sekitar tiga pekan lagi,” ujar Wakil Ketua KT Poniman.

Harga hewan berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 50 juta untuk sapi dan Rp 2,8 juta hingga Rp 5 juta. Namun, yang dicari konsumen untuk kurban rata-rata Rp 22 juta untuk sapi dan Rp 3 juta untuk kambing.

Pembeli ada yang perorangan, pengurus masjid dan lembaga pendidikan. Mengenai perbandingan harga dengan yang dijual di pasar hewan, kurang lebih sama. “Hanya saja kalau beli ke kelompok, bisa terjalin silaturahmi. Kami pastikan hewan yang dijual benar-benar sehat,” ungkapnya.

Tim dari TPID yang diwakili Kepala Bagian (Kabag) Pengelolaan Stabilitas Pengelolaan Setda DIY Agnes Diani Indriasari mengatakan, timnya sudah melakukan pemantauan di sejumlah lokasi. Dan sejauh ini untuk ketersediaan barang dipastikan cukup. Untuk harga juga masih dalam kondisi wajar.

“Selain harga kita juga memastikan kesehatan hewannya. Berdasarkan hasil pantauan kami di tiga titik sebelumnya, untuk harga masih dalam batas wajar. Sedangkan stok juga aman,” ungkapnya. (Awh)

Read previous post:
Kementan dan Kemen PUPR Bahu-membahu Antisipasi Kekeringan

JAKARTA (HARIAN MERAPI)- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) bahu-membahu mengantisipasi dampak kekeringan lahan

Close