PSSI Sleman Remajakan Wasit

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Askab PSSI Sleman mulai meremajakan usia wasit. Pasalnya rata-rata usia wasit di Sleman di atas 30 tahun. Peremajaan ini dimulai dengan kursus wasit C3 2019 yang akan digelar 6-12 September 2019 mendatang di gedung BLK Sleman.

Ediyanto, ketua panpel kursus mengatakan peremajaan ini mendapat respons positif dari pecinta sepakbola. Namun untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, Askab hanya memberi kuota 80 orang.

“Kami harap kursus wasit C3 tahun ini diharapkan dapat mendorong munculnya wasit muda potensial mengingat saat ini hampir semua wasit Askab PSSI Sleman sudah berusia di atas 30 tahun. Jangka panjangnya mereka bisa bersaing di tingkat nasional. Kuotanya hanya 80 dan pendaftarannya sampai 19 Agustus nanti,” terang Ediyanto.

Saat ini hanya ada satu wasit asal Sleman di Liga 1 dan Liga 2 yakni Agus Fauzan Arifin. Kualitas sudah pasti namun adanya kursus ini juga digelar untuk mengejar kebutuhan wasit di Sleman. Terlebih lagi agenda sepakbola di Sleman sangat padat, mulai dari usia dini hingga regional yang membuat kebutuhan akan wasit sangat tinggi. Setelah memenuhi kuota, pihak panpel akan langsung menutup pendaftaran.

“Untuk dapat turut serta, setiap peserta diwajibkan menyertakan surat rekomendasi dari klub asal beserta sejumlah persyaratan lainnya dan membayar biaya registrasi sebesar Rp 3 juta. Izin dari PSSI sudah kami ajukan,” sambung Ediyanto. (Des)

Read previous post:
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kementan Tingkatkan Prasarana dan Sarana Pertanian

JAKARTA (HARIAN MERAPI) - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyiapkan sarana dan prasarana pertanian menghadapi era revolusi industri 4.0. Salah satunya

Close