USUL KE PRESIDEN JOKOWI: Harus Ada Menteri Dari Pati

Suasana dialog warga Pati melalui pentas kesenian, selalu ditandai penuh kekeluargaan. (Foto/Alwi Alaydrus)
Suasana dialog warga Pati melalui pentas kesenian, selalu ditandai penuh kekeluargaan. (Foto/Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Dalam penyusunan kabinet Jkw-MA mendatang, hendaknya presiden Joko Widodo juga mengangkat salahsatu putra terbaik asal kabupaten Pati untuk menjadi menteri. “Pati layak mendapat hadiah kursi jabatan menteri dalam kabinet Jkw-MA” ungkap beberapa tokoh masyarakat.

H Abdul Mufidz, tokoh penting dalam timses Jkw-MA saat pilpres lalu, menyebutkan jika Pati layak mendapat skala prioritas, dalam pengalokasian jatah kursi menteri di kabinet Jkw-MA. “Karena jumlah dukungan (coblosan) dari warga Pati untuk paslon 01 pada pilpres lalu, mencapai 700 ribu suara atau 86%. Jumlah tersebut, merupakan yang tertinggi ke dua tingkat kabupaten/kota se propinsi Jateng” ujarnya, Minggu (21/7).

“Jadi, nama Pati harus masuk skala prioritas mendapat jatah kursi jabatan menteri” tegas H Abdul Mufidz.

Harapan supaya ada putra terbaik asal Pati untuk menduduki jabatan menteri, juga disuarakan sejumlah penggiat kaum emak-emak. “Ini akan merupakan kebanggaan warga Pati” tutur Ani SP, asal Juwana. “Harus ada menteri dari Pati. Karena akan bisa menampung aspirasi masyarakat Pati” ucap Anita Ngatmiati SE, penggiat asal Gabus.

Calon anggota DPRD Propinsi Jateng, Supriyanto SH mengaku sangat berharap kabinet Jkw-MA, salahsatu menterinya berasal dari Pati. “Supaya nanti bisa mengekspolre potensi Pati” ucap politikus yang biasa dipanggil Japrek.

Sementara itu, wartawan kawakan H Setyo Wibowo mencatat, berdasar hasil pileg dapil III (meliputi kabupaten Rembang, Pati, Blora dan Grobogan), maka dari 9 jatah kursi, sebanyak 5 diantaranya berhasil direbut caleg asli kabupaten Pati. Yakni Firman Subagiya (PG), Imam Suroso (PDIP), Sri Wulan (Nasdem), Sudewa (Gerindera) dan mantan menteri Desa, Marwan Jafar (PKB).

“Ini merupakan bukti, kalau orang Pati punya semangat juang tinggi”. Ucapnya sambil menambahkan, jika ada beberapa warga Pati yang mengabdi di TNI/ Polri, dengan reputasi yang cukup membanggakan.

Tokoh pemuda Yusro C, membeber sejumlah nama warga Pati yang kesohor. Seperti Kwik Kian Gie (mantan Menko Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri), Marwan Jafar (mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), serta Komjen (P) Budi Waseso (kepala Bulog). Dan Firman Soebagyo karena telah 4 kali dipercayai rakyat sebagai anggota DPR RI.

“Pemuda di Pati sangat berharap presiden Joko Widodo menunjuk tokoh asal Pati untuk menduduki jabatan menteri” tegasnya.

Usulan agar ada menteri dari Pati pada kabinet Jkw/MA, juga disuarakan dari jajaran perangkat desa. “Orang Pati punya sifat bertanggungjawab. Ini sangat cocok untuk mengawal kebijaksanaan pak presiden” kata kades Kedalingan kecamatan Tambakromo, H Joko Waluyo. Hal senada juga diungkapkan Much Niam, kamituwa Ngarengan desa Puncel kecamatan Dukuhseti. “Banyak tokoh nasional yang berasal dari Pati” ujarnya.

Tokoh agama, KH DR Sadulah MPd berpendapat, presiden Joko Widodo hendaknya mengambil putra terbaik asal Pati untuk menduduki jabatan menteri. “Banyak figur yang merakyat dan paham kehidupan pedesaan” jelasnya.

“Menteri asal Pati, pasti akan mampu melaksanakan tugas yang diberikan presiden” ucap Dedy, pemuda Sukolilo. (Cuk)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA/VICTORIANUS SAT PRANYOTO Petani di Kecamatan Kalasan, sedang mengerjakan sawahnya di lahan yang terjangkau irigasi.
DINAS PERTANIAN SLEMAN: 50 Ha Sawah Terancam Puso

SLEMAN (MERAPI) - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, memperkirakan selain lahan tadah hujan padi gogo, ada sekitar 50

Close