PSS Cari Pengganti Brian Fereirra

Brian Fereirra (kanan) absen lawan Bali United. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – PSS Sleman tampil tanpa kreator serangan Brian Fereirra saat menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Senin (22/7) mendatang. Pendulang assists terbanyak di tubuh Laskar Sembada itu tidak bisa berjuang bersama Bagus Nirwanto dan kawan-kawan karena mendapat akumulasi kartu kuning.

Kehilangan Brian merupakan kerugian besar lantaran perang gelandang asal Argentina berpaspor Irak itu sangat besar dalam delapan pertandingan PSS. Selain umpan terukur, tendangan jarak jauhnya mampu menciptakan peluang berbahaya ke gawang lawan.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro belum tahu siapa sosok yang bisa menggantikan peran Brian menghadapi tuan rumah yang kini bercokol di peringkat dua klasemen sementara. Ada sejumlah nama yang bisa mengisi perannya seperti Sidik Saimima, Haris Tuharea, dan Dave Mustaine. Namun hanya Dave Mustaine yang benar-benar bugar lantaran tidak diturunkan lawan PSIS Semarang dua hari lalu. Sementara Sidik Saimima dan Haris turun namun pergerakan mereka mengecewakan hingga tak melahirkan peluang berbahaya bagi PSS.

“Ya di satu sisi rugi dia (Brian) tidak bisa main, tapi kami pasti mencari penggantinya. Kuncinya adalah kebugaran pemain, Sang Pengganti nanti karena kalau tidak bugar percuma kami pasti kalah speed dan fisik lagi,” terang Seto kepada Merapi, Kamis (18/7) siang.

Selain Brian, PSS juga belum bisa memutuskan apakah akan membawa bek asal Spanyol Alfonso de La Cruz menuju Bali Sabtu (20/7) nanti. Kondisi cederanya masih terus dipantau dokter tim. Jika mendapat lampu hijau, pelatih berusia 45 tahun yang bakal berlisensi AFC Pro itu sudah pasti akan memasukannya ke dalam 18 pemain yang disiapkan.

Rudi Widodo juga masih absen karena sejauh ini belum menemukan kondisi terbaiknya. “Pemain lain seperti Alfonso masih kami pantau situasinya. Sulit untuk rotasi ketika jadwal berat begini karena kebugaran pemain berbeda-beda,” sambung Seto.

Brian Fereirra bukan satu-satunya pemain yang tak tergantikan dalam formasi 4-3-3 PSS. Ada Yevhen Bokhasvili dan Bagus Nirwanto yang selama delapan pertandingan jadi andalan tim berstatus jawara Liga 2 itu. Seto sempat mengungkapkan alasan mengapa ketiganya sulit digantikan karena belum punya pelapis yang sama baiknya. Belum ada nama di bangku cadangan yang mengancam posisi Bagus Nirwanto di tim apalagi bek kanan itu juga berstatus kapten.

Sedangkan di posisi striker, hanya Yudo yang menjadi pelapis Yevhen Bokhasvili. Saat para pemain tak tergantikan ini kelelahan, tidak ada solusi konkret. Seperti halnya melawan PSIS Semarang di mana Bagus dan kawan-kawan kalah cepat dengan tim Mahesa Jenar itu.

“Masalah kebugaran ini efeknya tidak cuma di teknik dan taktik tapi juga mental. Mudah terpancing emosi lawan dan sebagainya. Lawan Bali United besok kami harus benar-benar fokus dan membenahi apa yang terlihat kurang kemarin. Tapi karena jadwal padat yang bisa dimaksimalkan hanya pemulihan kondisi,” terang Seto.

Catatan statistik membenarkan pernyataan Seto terkait mental dan emosi para pemainnya. Dalam delapan pertandingan, PSS sudah menerima 19 kartu kuning dari wasit. Tiga kartu kuning dikoleksi Brian Fereirra, Rangga Muslim, dan Alfonso de La Cruz. Dua kartu untuk Yevhen Bokhasvili. Lalu delapan kartu masing-masing diterima Batata, Yudo, Try Hamdani, Derry Rahman, Dave Mustaine, Asyraq Gufron, Jajang Sukmara, dan Haris Tuharea.

Lawan Bali United Seto minta para pemain, terutama Yevhen Bokhasvili, untuk mengontrol emosinya. Jika kembali kena kartu, Yevhen bakal absen ketika PSS bertanding lawan Barito Putera. (Des)

Read previous post:
363 Mahasiswa Poltekpar Medan Diwisuda

MEDAN (HARIAN MERAPI)- Sebanyak 363 mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan diwisuda di Medan, pada Kamis (18/7/2019). Wisuda ini dihadiri oleh

Close