PSS Terancam Tanpa Yudo Lawan PSIS Besok

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman terancam tanpa Kusheda Hari Yudo saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo Rabu (17/7) mendatang. Striker pelapis Yevhen Bokhasvili ini mendapat cedera ringan saat latihan di Lapangan UNY, Sleman, Senin (15/7). Selain Yudo, PSS dipastikan tanpa Alfonso de La Cruz dan striker Rudi Widodo.

Praktis PSS hanya punya Arsyad Yusgiantoro di bangku cadangan untuk posisi lini depan saat menjamu PSIS. Di sisi lain, PSIS bakal tampil dengan kekuatan terbaik setelah pelatih kepala Jafri Sastra membeberkan bahwa hanya Komarudin yang absen Rabu besok.

“Kalau ditanya masalah apa tidak dengan absennya mereka ya pasti masalah. Tapi kami coba untuk tidak jadi masalah. Artinya tidak akan ada banyak rotasi, di bangku cadangan hanya ada beberapa nama striker atau yang bisa dijadikan striker. Kalau kebanyakan akan berbahaya juga apalagi lawan PSIS yang kabarnya full team,” kata Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala PSS usai memimpin latihan, kemarin.

Melihat komposisi pemain saat ini Seto akan mempercayakan trisula depan pada Haris Tuharea, Yevhen Bokhasvili, dan Rangga Muslim yang sudah bisa dimainkan. Ada opsi mengistirahatkan Irham Milla dan memosisikan Ricky Kambuaya sebagai penyerang sayap karena absennya Kusheda Hari Yudo. Namun Seto baru akan mengambil keputusan Selasa (16/7) ini untuk pemilihan komposisi pemain khususnya di lini depan.

Arsyad Yusgiantoro sendiri belum menjadi pilihan utama sejak kick off Liga 1 sedangkan kondisi Rudi Widodo tidak berubah sejak PSS melakoni laga pertama lawan Arema. Kondisi ini memaksa Seto memasang Haris Tuharea di sayap dalam dua pertandingan sementara Yudo bersiap dari bangku cadangan menggantikan Yevhen.

“Yudo sebenarnya bisa turun di posisi penyerang sayap juga tapi tadi dia mengeluh sakit, meski ringan kami tidak mau ambil risiko. Rotasi ada tapi tidak banyak, siapa yang dirotasi baru besok (hari ini) kami putuskan termasuk pemain depan. Kalau sekarang masih terlalu dini karena baru dua hari pemulihan kondisi,” sambung pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Dalam latihan kemarin para pemain mulai masuk program penyelesaian akhir dan simulasi taktikal. Simulasi dilakukan dengan game kecil di mana lini pertahanan menggalang compact defense. Seto menginstruksikan para pemain bermain umpan pedek dengan cepat. Simulasi ini dilakukan setelah melihat cara PSIS bermain dalam video. Menurut Seto kecepatan dan fisik akan sangat menentukan karena PSIS adalah tim yang punya kerja sama tim dan kecepatan individu di atas rata-rata.
“Saat ditarik ke belakang uji coba sempat menang, tapi mereka sekarang mainnya beda. Mereka punya daya juang dan speed yang baik. Di luar kandang PSIS bisa curi poin. Ini yang kami waspadai dan coba simulasi bagaimana cara melawan mereka tadi,” beber Seto.

Melansir laman resmi PSIS, Safrudin Tahar dan Fredyan Wahyu kembali dapat diturunkan setelah menjalani akumulasi kartu ketika PSIS Semarang digebuk Borneo FC 0-2. Sedangkan kondisi Arthur Bonai, Hari Nur Yulianto, dan Jandia Eka Putra makin membaik. Kembalinya tiga pemain yang sempat terkendala kebugaran ini menggirangkan pelatih Jafri Sastra.

Menurut Jafri, PSIS perlu kembali ke jalur positif usai menuai hasil mengecewakan di Samarinda. Jafri Sastra melihat bahwa PSIS membutuhkan naluri Arthur Bonai menembus pertahanan Laskar Sembada yang kuat.

“Pemain yang terakumulasi kartu sudah balik semua, hanya Komarudin yang akan absen. Kami butuh kekuatan lengkap untuk bisa curi poin di kandang PSS, semoga Arthur fit dan bisa membantu kami lawan mereka,” harap Jafri Sastra.

PSS saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara Liga 1. Mereka juga tercatat sebagai 5 besar tim dengan jumlah kebobolan sedikit dari 22 peserta Liga 1.
Sejauh ini PSS baru kebobolan enam gol dan sudah melesakkan 10 gol. Pujian terhadap PSS tidak hanya datang dari Jafri Sastra, namun juga dari banyak pelatih lainnya. Seto minta para pemain tidak mendengar pujian yang datang karena menurutnya terlalu dini. “Baru pertandingan ke-7, kalau sudah setengah musim baru bisa bilang kami tim dari Liga 2 yang bagus,” tandas Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KULIT SAMPAI USUS BANYAK DIBUTUHKAN-Usaha Pemotongan Ayam Janjikan Untung

KEBUTUHAN ayam broiler atau potong terus meningkat dari waktu-waktu. Tak hanya dagingnya saja yang dibutuhkan masyarakat, bahkan bagian kulit, balungan,

Close