Sleman United Bidik Kemenangan Kedua

SLEMAN (MERAPI) – Usai memenangi laga perdana Grup 2 Liga 3 regional DIY melawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui gol tunggal Rahmad Dwi Nur Ridwan, tim pelatih Sleman United menggelar evaluasi besar terhadap performa para pemain. Meski meraih tiga poin penuh, Sleman United harus bermain dengan 10 orang usai Harry Kusuma mendapat kartu merah dari wasit menit 80.

Bena Seta, pelatih kepala Sleman United menyoroti mental para pemainnya sebelum menjamu Persikup Gunungkidul di Stadion Tridadi Sleman, Kamis (18/7) mendatang.

“Mental para pemain benar-benar diuji di laga pertama kemarin, sebenarnya sudah kami antisipasi sejak awal bahwa tiap tim akan bermain keras menghadapi Sleman United yang banyak diisi pemain muda dan remaja. Secara hasil saya puas tapi masih banyak kesalahan kecil yang dibuat dalam permainan, yang seperti itu tidak boleh lagi terjadi. Kami akan terus membenahi mental pemain,” kata Bena Seta kepada Merapi, Senin (15/7).

Dalam laga pertama Bena memanfaatkan fisik para pemain ketika bermain dengan 10 orang. Usia para pemainnya yang lebih muda memudahkan Sleman United melakukan pressing meski bermain dengan 10 orang. Selanjutnya para pemain kembali digenjot latihan fisik dan taktik sebelum menghadapi Persikup.

“Saya salut hampir 90 menit fisik mereka tidak menurun. Ini memang keuntungan punya banyak usia muda. Kami sekarang lanjut latihan lagi dari fisik ke taktik, target lawan Persikup menang biar aman di klasemen,” terang Bena.

Saat ini Sleman United memimpin klasemen sementara Grup 2 Liga 3 regional DIY dengan torehan tiga angka. Sleman United unggul dua angka dari Persikup dan JIF yang di pertandingan pertama kemarin bermain imbang 1-1. Sedangkan di Grup 1 keempat tim PS HW, Rajawali Gunungkidul, Protaba, dan Tunas Jogja sama-sama mengumpulkan satu poin. “Kami jadi satu-satunya tim yang meraih poin penuh di pekan pertama. Saya harap bisa konsisten saja anak-anak meraih kemenangan karena target kan sapu bersih,” sambung Manajer Sleman United, Handoko. (Des)

Read previous post:
ALIRAN LINDI TPAS BANYUROTO AKAN DIPINDAH-Warga Sambiroto Khawatirkan Pencemaran Lingkungan

NANGGULAN (MERAPI) - Aliran lindi atau cairan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, Nanggulan, Kulonprogo yang ditampung ke

Close