Koperasi Didorong Manfaatkan Teknologi Informasi

Ilustrasi koperasi

UMBULHARJO (MERAPI) – Pengelolaan koperasi secara modern yang menggunakan teknologi informasi kini masih minim. Untuk itu keberadaan koperasi yang ada saat ini didorong meningkatkan kualitas pengelolaanya guna menghadapi era industri 4.0.

“Di Kota Yogya sudah ada koperasi yang dikelola modern dengan teknologi informasi. Masih minim. Banyak koperasi yang belum memanfaatkan teknologi informasi,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Lucy Irawati dalam jumpa pers peringatan koperasi di Balaikota, Senin (15/7).

Menurutnya kondisi koperasi secara nasional dan daerah hampir sama. Ada yang pasif dan aktif. Ratusan koperasi sudah dihapuskan. Dia menyebut tahun 2016-2017 ada 504 koperasi dihapuskan, tahun 2018 dihapus berkurang 103 koperasi dan tambah 91 koperasi baru. Kini tercatat ada 362 koperasi di Kota Yogya.

“Makanya dilakukan reformasi total pada koperasi. Tidak hanya banyak jumlah koperasi. Tapi meningkatkan kualitas koperasi,” imbuhnya.

Dia menyatakan penggunaan teknologi informasi akan memudahkan dalam pengelolaan koperasi dan transparansi ke anggota. Di Kota Yogya, lanjutnya sudah ada koperasi yang menggunakan teknologi digital sehingga tiap anggota bisa melihat dan membayar iuran, dana terkumpul hingga mengetahui hasil yang didapat dari sisa hasil usaha koperasi.

“Kami lakukan pembinaan koperasi seperti peningkaan sumber daya manusia. Kami juga membuka layanan klinik koperasi sehat berbasis online untuk melayani konsultasi dan pembinaan koperasi,” ucap Lucy.

Peningkatan pengelolaan koperasi itu juga sejalan denga tema peringatan hari koperasi ke 72 yakni reformasi total koperasi di era industri 4.0. Dia mengutarakan dalam peringatan koperasi juga untuk menekankan pola pengembangan koperasi pada kaum milenial atau anak muda.

Sementara itu Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Yogyakarta Iskandar juga mengakui sudah ada beberapa koperasi yang mulai merintis menggunakan teknologi informasi dalam pengelolaan koperasi. Tapi masih minim. Dekopinda Kota Yogya sendiri mengampu 166 koperasi dan paling banyak koperasi pensiunan.

“Ini menjadi tantangan ke depan. Koperasi harus beradaptasi dengan teknologi agar tidak kalah dengan lembaga keuangan lain,” tambah Iskandar.

Untuk memperingati hari koperasi Dekopinda dan Pemkot Yogyakarta mengadakan berbagai kegiatan di antaranya lomba koperasi berprestasi, kegiatan tangkas terampil di sekolah-sekolah, donor darah dan seminar koperasi. Sedangkan puncak peringatan pada 28 Juli 2019 dengan jalan sehat. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Ayam ‘White Face’ Dijadikan Klangenan

PENAMPILANNYA memang beda dengan ayam kebanyakan, wajah terkesan lucu namun ada wibawa dalam setiap polahnya. Itulah kesan awal ketika melihat

Close