PENYULUHAN UU ITE- Minimnya Pemahaman Picu Pelanggaran


Afwan (kiri) saat menyampaikan materi dalam penyuluhan tentang UU ITE. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Afwan (kiri) saat menyampaikan materi dalam penyuluhan tentang UU ITE. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

CANGKRINGAN (MERAPI) – Masih banyaknya warga masyarakat yang terjerat kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjadi keprihatinan semua pihak. Kurangnya pemahaman akan UU ITE memicu banyaknya kasus yang terjadi di masyarakat.

Berawal dari situlah LBH Sembada bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY melakukan penyuluhan implementasi UU ITE di masyarakat. “Kami telah melakukan penyuluhan di Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman,” ujar Ahmad Afwan Hofar SH dari LBH Sembada, Senin (15/7).

Untuk itu, lanjut Afwan, masyarakat harus tahu dan paham apa itu UU ITE. Selama ini UU ITE diketahui sebagai hukum yang mengatur pengguna informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan dengan media elektronik sebagaimana diatur dalam UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Dalam UU ITE ada batasan dalam penggunaan informasi elektronik, yakni dilarang menyebarkan muatan yang melanggar kesusilaan, memiliki perbuatan perjudian sampai penghinaan atau pencemaran nama baik. Bahkan perbuatan menyebarkan berita bohong atau hoax dan menyesatkan juga dilarang.

“Salah satu cara menangkal berita bohong dengan mengecek judul berita, cek sumber berita dan mencermati isi berita. Dalam berita bohong atau hoax biasanya diketahui dari sumber yang tak jelas,” lanjut Afwan menambahkan.

Ditambahkan, pemahaman terhadap UU ITE sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat saat ini. Dalam era digital membuat masyarakat tak bisa lepas dari keberadaan teknologi informasi karena sebagai salah satu kebutuhan. Penggunaan teknologi harus dilakukan secara bijak, sehingga aman dan dirasakan manfaatnya, serta untukmenghindari perbuatan yang melanggar hukum dan norma. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Mabuk Berat, Pelajar SMA Palak Pedagang Asongan

DANUREJAN (MERAPI)- Dalam kondisi mabuk berat, seorang pelajar SMA, RW (16) ngisruh di kawasan Malioboro, Yogya, Jumat (12/7) malam. Dia

Close