WARISAN DIBALIK NAMA DAN DIJUAL Ahli Waris Gugat Pembatalan Sertifikat


Para penggugat saat menunjukkan gugatan yang diajukan ke PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Para penggugat saat menunjukkan gugatan yang diajukan ke PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Tiga penggugat, Budi Giyanto (63) dan Tugiyah (69) warga Santan Maguwoharjo Sleman serta Tukijah (61) warga Kaligawe Dk Geblak Bantul menggugat Drs M Mulyono dkk warga Bekasi Jawa Barat ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Gugatan diajukan untuk membatalkan sertifikat yang dibeli tergugat.
“Atas gugatan yang kami daftarkan sudah ada panggilan untuk sidang. Sehingga kami datang ke pengadilan,” ujar Budi Giyanto, Jumat (12/7).

Dalam gugatan para penggugat terungkap, awal mula terjadinya sengketa tahun 1995 setelah ada Program Nasional (Prona) pensertifikatan tanah. Selanjutnya tanah milik Siyo atau orang tua penggugat dibuatkan sertifikat atas nama Daliman tanpa meminta izin dan terbitlah dua sertifikat luas total mencapai 14.280 m2.

Saat ini Pemerintah Desa Bantul sebagai turut tergugat I tanpa izin yang berhak mengeluarkan Letter C yang dikonversi menjadi sertifikat. Para penggugat pun terkejut atas perbuatan ahli waris pengganti almarhum Daliman atau para tergugat. Untuk itu ahli waris yakni penggugat I dan II pernah mengajukan gugatan pembatalan sertifikasi di PTUN pada 2006.

Tetapi gugatan tersebut tidak dikabulkan karena telah melampaui waktu 90 hari. Bahkan banding maupun kasasi yang dilakukan saat itu tetap ditolak.
Selain itu pada 2018 para penggugat melakukan jual beli objek sengketa kepada tergugat Drs M Mulyono dan tergugat Nining Raniah SE dan menerbitkan NOP baru milik Siyo menjadi atas nama Mulyono dan Nining Raniah yang di atasnya berdiri rumah Ngadinah sebagai orang tua Tukijah.

Semula para penggugat berupaya melakukan penyelesaian secara kekeluargaan tetapi justru disomasi 3 kali Mulyono hingga memenjarakan penggugat Tukijah, tetapi akhirnya dibebaskan pengadilan. Untuk itu Tukijah pun menggugat penyidik kepolisian ke pengadilan untuk merehabilitasi nama baiknya yang saat ini perkaranya masih berlangsung.

Selain itu penggugat juga mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, ganti kerugian dan pembatalan sertifikat yang dibeli Mulyono. Akibat perbuatan para tergugat mengakibatkan penggugat mengalami kerugian materiil dan imateriil mencapai Rp 18,4 miliar. (C-5)


Read previous post:
PETUGAS KEAMANAN SIAP AMANKAN- Rumah Tinggal Sitorus Diperbolehkan untuk Ibadah

BANTUL (MERAPI) - Pascapenolakan rumah ibadah milik Pendeta Tigor Yunus Sitorus di Bandut Lor RT 34 Argorejo Sedayu Bantul, Satpol

Close