Amido Balde Absen, PSS Tetap Waspada

SLEMAN (MERAPI) – Tidak ada nama top skor sementara Persebaya Surabaya, Amido Balde dalam daftar 18 pemain yang diboyong Djajang Nurdjaman ke Sleman. Striker yang telah mengoleksi empat gol itu harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Namun yang mengejutkan Djajang membawa nama bek tengah Hansamu Yama yang baru sembuh dari cedera.

Absennya Balde sedikit melegakan PSS Sleman yang tidak akan diperkuat bek andalan Alfonso de La Cruz karena akumulasi kartu. Namun pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengatakan pengganti Balde masih membuat mereka khawatir.

“Mereka punya banyak pilihan seperti Osvaldo Haay atau Rachmat Irianto. Kami masih waspada penuh meski mereka tidak tampil full team, kan kami juga begitu keadaannya. Persebaya punya permainan terbuka yang pergerakan para penyerangnya bahaya, jadi tidak cuma Balde saya kira,” kata Seto, Kamis (11/7).

Sebelumnya Seto sudah menyiapkan Purwaka Yudi untuk menempel ketat Balde dalam pertandingan yang akan digelar Sabtu (13/7) malam di Stadion Maguwoharjo Sleman. Namun tugas khusus itu akan dialihkannya ke striker lain yang disiapkan eks pelatih Persib Bandung itu dalam pertandingan. Seto melihat deretan striker Persebaya seperti Rachmat Irianto maupun Osvaldo Haay punya kemampuan yang tak kalah baiknya. Apalagi Osvaldo Haay baru saja mendapat penghargaan sebagai pemain muda terbaik di pekan ke-6 Liga 1. Jika diturunkan, Osvaldo Haay bakal termotivasi mencetak gol.

Pemain lain yang sangat diwaspadai Seto adalah Ruben Sanadi. Bek kiri Persebaya ini menyumbang dua assist bagi timnya saat bermain imbang Barito Putera 2-2 beberapa hari lalu. Seto berharap Bagus Nirwanto bisa fit untuk menahan laju Ruben. Pasalnya Seto tidak punya pemain sebaik Bagus Nirwanto saat bertahan dan menyerang. Sejak pertandingan pertama di Liga 1, posisinya tidak tergantikan meski PSS punya Julius Bate.

Selain itu ada pula nama Misbakhun Solihin dan Manu Jalilov yang jadi motor lini tengah tim berjuluk Bajul Ijo itu. Namun Seto punya resep menghentikan putaran bola di lini tengah Persebaya itu yang tengah dimatangkan dalam latihan.

Menurutnya lini tengah PSS harus kompak. Tiga pemain tengah yang akan diturunkan dalam formasi 4-3-3 harus memberi pressing tinggi ke para pemain Persebaya. Selain itu transisi juga harus diperkuat karena Persebaya punya bek sayap yang sangat cepat seperti Ruben Sanadi.

Terakhir, para pemain tidak boleh panik menghadapi Persebaya yang kerap mempraktikkan permainan terbuka baik di kandang maupun saat bertandang. Sejauh ini para pemain yang sempat cedera seperti Ikhwan Ciptady berangsur pulih dan diprediksi bisa diturunkan Sabtu mendatang. Hanya Arie Sandy yang masih harus menepi dan Rudi Widodo yang belum menemukan kondisi fisik terbaiknya.

“Taktik pasti ada, sudah kami siapkan. Pressing ke pemain lawan harus terus dilakukan, jarak antarpemain kami di tengah juga harus rapat. Kuncinya adalah kompak dan solid menghadapi mereka. Saya belum ambil keputusan apakah Wahyu, Alom, atau Batata yang akan diturunkan menemani Brian Fereirra. Saya pilih yang paling siap secara fisik dan mental. Sekarang masih kami pantau dalam latihan,” sambung pelatih yang bakal berlisensi AFC Pro itu.

Persebaya sendiri memulai latihan perdana di Sleman, Kamis (11/7). Mereka datang satu hari lebih cepat agar kondisi pemain fit sebelum pertandingan. Dua hal ini sangat penting bagi Djajang Nurdjaman menghadapi PSS di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah. Ia melihat faktor mental dan kondisi tim yang membuat Persebaya kecolongan di menit akhir saat menghadapi Barito Putera yang mampu menyamakan kedudukan melalui Rafael da Silva menit 90. “Konsentrasi mereka buyar di menit akhir padahal main di kandang sendiri dan didukung suporter. Pertandingan lawan PSS kami harus lebih siap lagi secara mental dan fisik. Mungkin ada rotasi karena padatnya jadwal tapi yang penting tiap pemain juga siaga penuh di kandang PSS,” kata Djajang seperti dilansir laman resmi klub. (Des)

Read previous post:
KONI YOGYA TOLAK HASIL PLENO – 27 Atlet Tereliminasi dari Porda DIY

YOGYA (MERAPI) - Sebanyak 27 atlet harus tereliminasi dari keikutsertaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV-2019 DIY bulan Oktober mendatang. Hal

Close