PELAKU SUDAH 4 KALI MENCURI-Butuh Uang untuk Bayar Sekolah, Residivis Bobol Rumah

MERAPI-SAMENTO SIHONO Iptu Made Wira Suhendra saat menunjukkan barang bukti pencurian dan tersangka BS.
MERAPI-SAMENTO SIHONO Iptu Made Wira Suhendra saat menunjukkan barang bukti pencurian dan tersangka BS.

MLATI (MERAPI)- Berdalih butuh uang buat bayar sekolah anaknya, seorang residivis kasus pencurian, BS (41) warga Kricak, Yogyakarta nekat membobol rumah milik Sutar Haryanto warga Jombor, Sinduadi, Mlati, Sleman. Namun belum sempat menikmati hasil pencurian keseluruhan, pelaku disergap petugas Polsek Mlati. Pelaku yang sudah 4 kali mencuri ini sebenarnya masih berstatus cuti tahanan.
Saat ini pelaku beserta barang bukti hasil kejahatan berupa handphone, tatah besi dan sepeda motor diamankan di Polsek Mlati.
Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Made Wira Suhendra kepada wartawan, Kamis (11/7) mengatakan, sebelum beraksi pelaku telah memetakan lokasi siang harinya. Setelah mendapat sasaran, malam harinya pelaku beraksi dengan mencongkel jendela.

Setelah berhasil masuk, pelaku lantas mengambil empat handphone, uang Rp 4 juta dan surat-surat berharga. Menurut Made, saat kejadian tersebut korban sedang tertidur tapi tidak menyadari kedatangan pelaku.
“Pelaku beraksi sendirian dengan mencongkel jendela rumah menggunakan tatah. Pencurian itu baru diketahui saat korban terbangun hendak melakukan salat subuh,” katanya.
Menyadari rumahnya dibobol maling, korban lantas melaporkan ke Polsek Mlati guna penyelidikan lebih lanjut. Mendapat laporan itu, petugas lantas bergerak melakukan penyelidikan. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dari keterangan saksi. Dia akhirnya berhasil diamankan di rumahnya.
“Saat kita tangkap di rumahnya, pelaku langsung mengakui perbuatannya. Pelaku beraksi sendirian, uang (curian) sudah habis, dan dua handpone sudah dijual” ujar Made.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, saat ini pelaku masih berstatus cuti bersyarat. Pasalnya pelaku masih menjalani hukuman di Rutan Wirogunan Yogyakarta atas kasus pencurian yang telah dilakukan.
“Cuti bersyarat pelaku ini habis pada 20 Juli mendatang, tapi pelaku justru melakukan pencurian lagi. Pelaku ini sebelumnya telah melakukan pencurian sebanyak empat kali,” beber Made.
Sementara BS yang keseharianya bekerja sebagai sopir mobil boks ini mengaku nekat mencuri karena butuh uang untuk bayar sekolah anaknya. Selain itu, rencananya uang akan digunakan untuk biaya balik kerja ke Bandung.
“Saya mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Saya kehabisan uang, dan harus membayar sekolah anak,” katanya.

Akibat perbuatannya kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Mlati. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Jadi Model Dadakan, Wawali Yogya Tetap Pede

GONDOMANAN (MERAPI) - Puluhan pejabat Pemkot Yogyakarta mendadak menjadi model peragaan busaan berbahan kain batik, lurik, sibori hingga ecoprint. Mereka

Close