Beli HP dengan Cek Palsu, Dituntut 20 Bulan


Kedua terdakwa saat mendengarkan pembacaan tuntutan jaksa di persidangan PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kedua terdakwa saat mendengarkan pembacaan tuntutan jaksa di persidangan PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa GTH (56) asal Surabaya dituntut 1 tahun 8 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (11/7). Sementara temannya TY (59) dituntut 1 tahun 2 bulan penjara.

Dalam tuntutan yang dibacakan jaksa Arif Rahman Irsyadi SH terungkap, pada 2015 kedua terdakwa berkenalan di Surabaya karena hubungan pekerjaan. Selanjutnya pada tahun yang sama keduanya berhenti dari tempat kerja dan sering bertemu. Karena persamaan nasib keduanya membicarakan bagaimana cara memperoleh uang.

Selanjutnya terdakwa GTH yang memiliki 1 lembar cek kosong Bank Mandiri yang diperoleh saat bekerja di Toyota Auto 2000 Surabaya menunjukkan kepada Terdakwa TY. Terdakwa GTH menyampaikan cek tersebut bisa dipergunakan untuk mengelabuhi korban sebagai alat pembayaran, namun karena hanya ada 1 lembar cek maka harus diperbanyak.

Saat itu terdakwa TY bersedia memperbanyak dengan cara scanning atau fotocopy warna sebanyak 10 lembar. Setelah diperbanyak para terdakwa sepakat untuk mencari sasaran barang berupa gadget/handphone yang dibayar dengan menggunakan cek tersebut.

Selanjutnya kedua terdakwa pada Maret 2019 dengan mengendarai sepeda motor dari Surabaya menuju Jepara dan berhasil memperoleh 3 buah handphone dengan pembayaran menggunakan cek palsu sebagaimana yang telah digandakan.

Saat berada di Yogyakarta, keduanya sepakat untuk mencari sasaran dengan menggunakan cek palsu tersebut. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna para terdakwa sampai di counter handphone Tikhe Cell di Jalan Bantul.

Terdakwa GTH mengaku sebagai pegawai dealer motor membeli 3 HP senilai Rp 7,8 juta dengan dibayar menggunakan cek palsu. Mengetahui kena tipu, pemilik counter melaporkan ke polisi. Para terdakwa berhasil ditangkap dan dijerat dengan pasal 378 KUHP.(C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ANGGOTA KOMPLOTAN PENCURI DIADILI- Curi 179 HP Senilai Rp 298 Juta

BANTUL (MERAPI) - Anggota komplotan pencuri lintas kota, SB (39) warga Gunungkidul yang tinggal di Bekasi Jawa Barat mulai diajukan

Close