PSIM Masih Berkandang di SSA

YOGYA (MERAPI) – PSIM Yogya dipastikan masih tetap melakoni pertandingan kandang di Stadion Sultan Agung Bantul dalam waktu dekat. Hal tersebut termasuk laga terdekat PSIM saat menjamu PSBS Biak pada Minggu (14/7) mendatang.

Belum siapnya fasilitas pendukung yang ada di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, membuat skuad Laskar Mataram tak kunjung berkandang di rumah kebanggaannya. Faktor keamanan seperti pagar pembatas di depan tribun serta perawatan rumput yang belum sepenuhnya siap untuk pertandingan berskala nasional, membuat PSIM harus bersabar untuk menggunakan Stadion Mandala Krida.

“Untuk laga lawan PSBS masih dimainkan di SSA. Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Tinggal koordinasi saja secara teknis dengan pihak-pihak terkait. Apa yang menjadi keinginan manajemen, kami coba akomodir. Namun sejauh ini masih dalam pembahasan lebih lanjut,” tutur Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIM, Wendi Umar di Yogya, Rabu (10/7).

Meski demikian, Wendi menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu instruksi dari manajemen terkait jumlah tiket dan harga tiket yang disediakan. “Belum ditentukan dari manajemen. Kami masih tunggu dari manajemen mau seperti apa besok. Kalau memang masih sama, tentu tidak ada kesulitan tapi ya tetap tunggu dari manajemen dulu,” bebernya.

Harapan publik Yogyakarta untuk bisa menyaksikan PSIM bermain di Stadion Mandala Krida sepertinya baru bisa terwujud pada laga kandang melawan Martapura FC, 8 Agustus mendatang. Namun hal itu masih dalam proses negosiasi antara manajemen dengan pengelola stadion.

Disebutkan CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, proses renovasi Stadion Mandala Krida sebenarnya sudah selesai. “Namun dari faktor keamanan, belum ada pagar pembatas di area tribun penonton. Untuk itu kami lebih baik mengantisipasi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Jadi kalau sudah benar-benar siap, baru akan kami gunakan,” tuturnya.

Bambang menambahkan jika faktor keamanan diabaikan, hal tersebut sangat membahayakan. “Jika ada satu penonton yang masuk ke lapangan, itu sudah menjadi kerugian besar bagi tim. Untuk itu kami tak bisa mentolerir dalam hal keamanan ini. Ya kan kita sama-sama tahu hukuman atau sanksi jika ada penonton masuk ke arena pertandingan,” imbuhnya.

Laga melawan PSBS juga menjadi laga perpisahan bagi Vladimir Vujovic yang menyatakan mundur dari kursi pelatih PSIM. Meski sudah mengumumkan secara resmi, manajemen PSIM masih enggan berkomentar terkait siapa sosok pengganti pelatih yang akrab disapa Vlado tersebut. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Jelang PSS Vs Persebaya, Kapolda Minta Bonek Tak Datang

DEPOK (MERAPI)- Menjelang pertandingan lanjutan Liga 1 2019, antara tuan rumah PSS Sleman dan Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman,

Close