SOROPADAN AGRO EXPO: Perwakilan Negara Sahabat Terpesona Candi Cetho

Para duta besar asal 12 negara sahabat berkunjung ke Candi Ceto, Jenawi. (Foto: Abdul Alim)
Para duta besar asal 12 negara sahabat berkunjung ke Candi Ceto, Jenawi. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Sejumlah obyek wisata alam, kuliner dan religi di wilayah Kabupaten Karanganyar memberi kesan istimewa para duta besar asal 12 negara sahabat. Berbalut Soropadan Agro Expo, mereka membawa informasi menarik obyek-obyek tersebut untuk dipromosikan ke negaranya.

Saat di Candi Cetho, Desa Gumeng, Jenawi, para perwakilan kedutaan besar negara sahabat yang berkantor di Jakarta tersebut diajak melihat tempat pemujaan pemeluk Hindu yang terletak di lereng Gunung Lawu itu. Setelah mengikatkan kain kampuh di pinggang, secara bersama menaiki tangga batu menuju sembilan tingkatan berundak. Pemandu menjelaskan makna simbol seperti lingga yoni dan kura-kura raksasa di situs tersebut.

“Kunjungan ke sini dalam rangka diplomatic tour. Begitu besar minat kami di Jawa Tengah. Terdapat kekayaan dan keanekaragaman budaya, turism dan ekonomi. Dengan ini, lebih terbuka kesempatan kerjasama Maroko dengan Indonesia. Apalagi, kami selaku diplomat negara berkesempatan menguak keindahan Indonesia,” kata Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah di Candi Cetho, Jumat (5/7).

Menurutnya, Candi Cetho sangat berbeda dengan Borobudur di Magelang maupun Prambanan di Yogyakarta. Ia bahkan terkejut dengan keindahan hutan dan perkebunan di lereng Lawu yang mengitari candi tersebut.

“Tunjukkan lebih banyak lagi yang Indonesia punya! Model candi seperti ini tak bisa saya temukan di manapun. Pasti akan saya ceritakan ke orang-orang di negara saya,” katanya.

12 duta besar itu dari Armenia, Morocco, Chile, Mesir, Bosnia Herzegovina, Fiji, Belarus, Papua New Guinea, Myanmar, Croatia, Malaysia dan China.

Ketua rombongan duta besar, yakni Dubes Mesir Ahmed Amr Ahmed Moawad usai dijamu di Bali Ndeso Resto Ngargoyoso mengapresiasi semua pihak yang mengantarkannya mengenal Karanganyar. Di sini, ia diterima Wabup Rober Christando dan Pj Sekda Sutarno. Menu khas disajikan seperti gudeg, sambal goreng, urap dan sebagainya.
Kepala Subdit Ekonomi dan Pembangunan, Direktorat Diplomasi Publik Wahono Yulianto berharap para dubes 12 negara sahabat membuka jaringan kerjasama dari negaranya langsung ke pelaku usaha pariwisata, pertanian dan sebagainya.

“Mereka akan memasang di web maupun twit tentang kesan-kesannya. Bisa juga mempromosikan Candi Cetho ke dunia. Tadi dari Chile, menanyakan terkait kebun teh Kemuning. Kebutuhan di negara mereka banyak, diharapkan bisa menemukan penyuplainya di Indonesia melalui program ini. Untuk memutus rantai distribusi dan menguntungkan pelaku UKM,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Redam Sakit Perut dengan Rempah-rempah

PEMANFAATAN bahan alami berkhasiat cukup beragam. Mulai secara tradisional sampai telah memanfaatkan teknologi modern. Ketika berbasis bahan alami dan mampu

Close