Kompor Pemanas Meledak, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

Kondisi rumah terbakar di desa Bskaran Wetan Juwana. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Ilustrasi

KARANGANYAR (MERAPI) – Sebuah kandang berikut 4.000 ekor ayam di dalamnya hangus terbakar di Dusun Tulakan Rt 02/Rw III Desa Kwangsan, Jumapolo, Kamis (4/7) pukul 18.30 WIB. Kebakaran ini dipicu lampu pemanas kandang yang meledak.

“Pemilik kandang terlambat mengetahui kondisi tersebut. Saat itu, ia meninggalkan kandang dengan alat pemanas. Kemungkinan terjadi korsleting pada alat itu sehingga membakar kandang,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, Jumat (5/7).

Percikan api dari ledakan lampu membakar benda-benda di kandang bambu berukuran 10X70 meter persegi itu. Benda mudah terbakar seperti bangunan kandang, sekam dan sebagainya. Terpaan angin di kandang di area terbuka itu memudahkan api berkobar. Pemilik kandang, Sukarno (60) hanya bisa menyaksikan ayam-ayamnya hangus uisai kandang terbakar. Ia sendiri berdomisili di Dusun Kedung Ringin Rt 10/Rw II Desa Waru, Kebakkramat. Meski sudah dilakukan pemadaman secara manual oleh para tetangga, ayam-ayamnya tak berhasil diselamatkan.

“Usia ayam baru satu pekan setelah menetas. Belum panen sudah rugi duluan,” lanjutnya.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama tim BPBD Karanganyar dan Polsek Jumapolo menjinakkan api. Beruntung, kebakaran tidak merembet ke perkampungan.

“Nilai kerugian didata oleh kepolisian. Pemilik masih dimintai keterangan,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Pati Mulai Waspada Kekeringan

PATI (MERAPI) – Delapan puluh desa yang tersebar di wilayah kecamatan Batangan, Jaken, Pucakwangi, Winong, Jakenan, Gabus, Tambakromo, Kayen, Sukolilo

Close