Perhimpunan Anggrek Indonesia Gelar Musda dan Syawalan

Foto bersama di sela-sela acara Musda dan Syawalan PAI DIY. (MERAPI-ISTIMEWA)

PERHIMPUNAN Anggrek Indonesia (PAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap eksis dan kompak sampai detik ini. Bahkan berhasil sukses dan lancar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) perdananya serta Syawalan di Auditorium Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Minggu (30/6). Segenap pengurus dan anggota PAI DIY antusias serta penuh semangat kekeluargaan mengikuti berbagai tahapan acara dalam kegiatan ini.

Menurut Ketua Care Taker Pelaksana Musda PAI DIY, Ir Kadarso MS, hasil dari Musda antara lain berhasil memilih kembali Dr Endang Semiarti MS MSc sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAI DIY. Ketua yang terpilih kembali, Dr Endang sendiri dikenal sebagai akademisi yang aktif dalam penelitian serta pengabdian masyarakat termasuk yang banyak berhubungan dengan dunia anggrek. Terlebih yang merupakan endemik DIY.

“Dalam visinya beliau banyak menekankan untuk bisa meningkatkan potensi sosial dan ekonomi anggrek utamanya yang berada di kawasan highlight DIY seperti Sleman, Kulonprogo dan GunungKidul,” jelasnya.

Panitia lainnya Dharmesta Adhiwira menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga ada laporan pertanggungjawaban pengurus PAI DIY periode sebelumnya, pembacaan AD ART PAI serta Musda meliputi visi-misi calon ketua dan voting pemilihan ketua. Tak ketinggalan, sambutan dari dinas terkait bidang anggrek, tausiyah Syawalan, pengundian doorprize dan foto bersama. Semua tahapan acara berjalan lancar.

Sementara itu mewakili Kepala Dinas Pertanian DIY, Wiwin Suryawati SP MP dalam kesempatan tersebut antara lain berharap agar PAI DIY bisa mempersiapkan program-program unggulan yang akan mendukung ketersediaan bibit anggrek terutama yang khas endemik DIY, misalnya jenis vanda tricolour. Tak kalah penting lagi agar dapat membina asosiasi – asosiasi anggrek yang berada di DIY, baik yang ada di empat kabupaten maupun kota madya.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sleman Ir Heru Saptono antara lain mengungkapkan, sangat mengapresiasi keberadaan PAI DIY dan juga berharap, mampu berkontribusi untuk mensuplai ketersediaan anggrek. Apalagi berkaitan erat adanya bandara udara internasional di Kulonprogo yang tak lama lagi kemungkinan diresmikan.“Besar harapan saya, bapak dan ibu pengurus serta anggota PAI dapat bersinergi dengan pemerintahan setempat guna memastikan ketersediaan anggrek. Hal ini tentunya untuk meningkatkan nilai ekonomi masyararat di daerah,” papar Ir Heru.

Tak kalah penting, karena masih di Bulan Syawal, maka digelar juga kegiatan Syawalan dengan mengundang Ustaz Drs H Sunarto dari FMIPA UGM untuk memberikan tausyiah bertema Selalu Menyukuri Nikmat Allah SWT. Pada penghujung acara, digelar pula bersalam-salaman. Tak jarang usai acara, ada penjual tanaman anggrek serta sarana-prasarana pendukungnya. Sebagian pengurus dan anggota PAI DIY pun semangat nglarisi membeli bibit anggrek guna menambah koleksi jenis anggrek. (Yan)

Read previous post:
SENGKETA KEABSAHAN ATLET PORDA DIY – 88 Kasus Masuk, 14 Ditolak BAORI DIY

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Sengketa kasus keabsahan atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV-2019 DIY mendapat penyelesaian dari Badan Arbitrase Olahraga

Close