DIGREBEK POLISI-Bos Salon Plus Raup Rp 5 Juta Perhari

DEPOK (MERAPI)-Bisnis prostitusi berkedok spa dan salon kecantikan di Jalan Kabupaten, Trihanggo, Gamping, Sleman digrebek petugas Polsek Gamping. Dalam sehari, bisnis esek-esek itu menghasilkan Rp 4 juta sampai Rp 5 juta dengan jumlah kapster mencapai 15 orang.
Dalam penggrebekan itu, sedikitnya empat perempuan yang bekerja sebagai terapis plus, termasuk pemilik salon diamankan. Para pelaku selanjutnya digelandang ke Polsek Gamping untuk pendataan.
“Sebagian besar perempuan (kapster) itu berasal dari luar DIY, tapi ada juga dari DIY,” ujar Kapolsek Gamping Kompol Hendri Murti melalui Kanit Reskrim Iptu Tito Satria Perdana kepada wartawan, Jumat (28/6).

Menurut Tito, penggrebekan itu berawal dari laporan masyarakat tentang maraknya praktik prostitusi terselubung dengan dalih jasa pijat dan salon di Jalan Kabupaten. Banyak warga resah karena kapster salon dan terapis di salon itu juga menjajakan diri. Dari laporan itu, petugas lantas melakukan penyelidikan dilanjutkan penggrebekan di salon plus milik AF (30) warga Kadipaten, Kraton, Yogyakarta. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah kapster dan barang bukti berupa handphone, kondom, handuk dan buku terapis.
“Pelaku berikut barang bukti langsung kita bawa ke polsek untuk dimintai keterangan terkait praktik prostitusi tersebut,” ujarnya.
Setelah dilakukan interogasi, usaha salon plus milik AF sudah berjalan selama 1,5 tahun dan memperkerjakan sekitar 15 orang kapster dan terapis. Bahkan dalam sehari pemilik usaha tersebut mampu meraup keuntungan Rp 4-5 juta.

“Tarif (kapster) bervariasi, tapi yang paling mahal kisaran Rp 450 ribu,” ujar Tito.
Kendati demikian, tambahnya, para pelaku praktik prostitusi ini tidak dilakukan penahanan, hanya dikenakan wajib lapor. “Pelaku tidak ditahan dan kita kenakan wajib lapor saja, untuk Pasal yang diterapkan 296 KUHP tentang prostitusi,” katanya.
Guna menghindari kejadian serupa, Tito mengimbau pada masyarakat agar bisa bekerja sama membantu pihak Kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat. Jika memiliki informasi diimbau untuk melapor. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Upacara Besik Kali di Desa Gari Semarak

DALAM rangka Bersih Desa Gari puluhan warga setempat mengelar tradisi Besik Kali yang merupakan tradisi tahunan dan ungkapan rasa syukur

Close