Sunartono Jadi Ketua PMI Sleman Lagi

MERAPI-AWAN TURSENO GBPH Prabukusumo memberikan sambutan pada Muskab PMI Sleman.
MERAPI-AWAN TURSENO
GBPH Prabukusumo memberikan sambutan pada Muskab PMI Sleman.

SLEMAN (MERAPI) – Sunartono kembali dipercaya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman masa bhakti 2019-2024, setelah menjadi calon tunggal pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Sleman di Kantor Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta, Tridadi, Sleman, Kamis (27/6).

Selain memilih ketua, Muskab juga membentuk tim formatur yang terdiri 7 orang, yaitu Sunartono, Sugeng, Sarijan, Sudiman, Endro Pramono, Riyanto dan Suwadi. Formatur bertugas menyusun kelengkapan pengurus baru masa bhakti 2019-2024 paling lambat satu bulan harus terbentuk.

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo saat pembukaan Muskab mengaku sangat puas dengan kinerja PMI Kabupaten Sleman.

Kepuasan tersebut bukan tanpa sebab. Menurutnya, apa yang telah dilaksanakan PMI Kabupaten Sleman periode 2014-2019 ini sangat luar biasa. Karena pertama kalinya biaya pengolahan darah bisa ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Ini pertama kalinya di DIY, dan itu tidak mudah,” tuturnya.

Disampaikan Prabukusumo, langkah yang dilakukan PMI bersama Pemerintah Kabupaten Sleman tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sleman. Hal ini karena tidak jarang masyarakat yang menderita thalasemia, leukemia, operasi dan sebagainya untuk bisa bertahan hidup butuh darah secara terus menerus. Bahkan perlu biaya yang tidak sedikit hingga masyarakat harus menjual perhiasan dan barang berharga lainnya untuk mendapatkan darah tersebut.

“Saya berharap daerah lain di DIY yang APBDnya cukup bisa meniru apa yang telah berjalan di Kabupaten Sleman ini,” tambahnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat, Suci Iriani Sinuraya mewakili Bupati Sleman menjelaskan, Pemkab Sleman telah memiliki Peraturan Bupati Sleman Nomor 38.26 tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Jaminan Biaya Pengolahan Darah.

“Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan Pemkab Sleman dalam pelayanan darah gratis bagi warga Sleman,” ujar Suci. (Awn)

Read previous post:
151 Pelajar Ajukan Mutasi Keluar Sleman

SLEMAN (MERAPI) - Sebanyak 151 pelajar SD dan SMP di Kabupaten Sleman mengajukan mutasi pindah sekolah. Dari jumlah tersebut didominasi

Close