Mandala Krida Belum Siap, PSIM Kembali ke SSA

YOGYA (MERAPI) – Stadion Mandala Krida Yogya yang digadang-gadang bakal kembali menjadi kandang bagi PSIM Yogya saat mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019, ternyata belum siap digunakan dalam waktu dekat. Untuk itu, manajemen PSIM sudah mempersiapkan apabila laga kandang PSIM untuk sementara digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, seperti halnya ketika menghadapi timnas U-23 Indonesia awal Juni lalu.

Menurut CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, pihaknya masih mempertimbangkan stadion yang akan digunakan sebagai kandang PSIM dalam waktu dekat ini. “Harapannya memang bisa main di Mandala Krida ya. Bagaimana pun, bermain di kandang sendiri tentu punya suasana yang berbeda. Namun kami tetap melihat bagaimana kondisi terkini Mandala Krida. Kalau memang kurang memungkinkan untuk digunakan, tentu harus cari alternatif lain,” tuturnya di Yogya, kemarin.

Disebutkan Bambang, Stadion Mandala Krida belum dilengkapi dengan pagar pembatas sehingga belum aman untuk digunakan menggelar pertandingan yang melibatkan penonton dalam jumlah besar. “Ya perlu pertimbangan matang jika pagar pembatas belum ada. Mungkin alternatif ke Bantul ya,” ujarnya.

Selain itu, Bambang juga mendapat informasi jika kondisi rumput Stadion Mandala Krida belum siap untuk digunakan. “Kemarin saat meninjau stadion, rumputnya memang belum siap digunakan. Ya memang harus menunggu. Pemain juga belum pernah berlatih di sini. Tentu sebelum pertandingan harus adaptasi dengan lapangan di Mandala Krida juga,” bebernya.

Dengan kondisi tersebut, skuad Laskar Mataram belum bisa menggunakan Stadion Mandala Krida kala menjamu Persik Kediri pada laga kandang pertamanya, 1 Juli mendatang. “Mungkin lawan Persik bisa di Bantul. Namun sejauh ini masih kami lihat bagaimana pertimbangannya. Kami masih koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” imbuh Bambang. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Infrastruktur dan Pariwisata Ibarat Satu Keping Mata Uang

JAKARTA (MERAPI) – Satu keping mata uang itu, yang satu gambar, yang satu angka. Keduanya tak bisa dipisahkan. Keduanya terus

Close