Satpol PP Sukoharjo Sita Seratusan Bungkus Rokok Ilegal

Seratusan bungkus rokok ilegal disita Satpol PP Sukoharjo dalam sebuah razia di Mancasan, Baki. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Seratusan bungkus rokok ilegal disita Satpol PP Sukoharjo dalam sebuah razia di Mancasan, Baki. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Seratusan bungkus rokok ilegal disita dalam sebuah razia dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo disebuah toko kelontong di Dukuh Kembangan, Desa Mancasan, Kecamatan Baki. Rokok disita karena tidak memiliki pita cukai resmi dan pita cukai palsu. Penindakan akan dilakukan tidak hanya pada pedagang namun juga produsen rokok ilegal.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Sukoharjo Sunarto, Senin (24/6) mengatakan, razia rutin dilakukan Satpol PP Sukoharjo disemua wilayah salah satu sasarannya yakni rokok ilegal. Petugas menyisir tempat rawan peredaran rokok ilegal seperti di toko kelontong atau warung tradisional. Dalam razia di wilayah Dukuh Kembangan, Desa Mancasan, Kecamatan Baki petugas menemukan pelanggaran rokok ilegal.

Temuan tersebut membuat petugas Satpol PP Sukoharjo kaget karena ternyata masih ada pelanggaran peredaran rokok ilegal. Pedagang pemilik rokok ilegal tidak bisa mengelak karena petugas menemukan barang bukti saat razia.

“Total ada 148 bungkus rokok ilegal ditemukan Satpol PP Sukoharjo saat razia di Kembangan, Mancasan, Baki. Rokok ilegal itu dari berbagai merk disita petugas,” ujarnya.

Satpol PP Sukoharjo sengaja melakukan penyitaan untuk menghindari peredaran rokok ilegal di masyarakat. Apabila dibiarkan maka menimbulkan pelanggaran dan kerugian bagi pemerintah karena rokok ilegal tersebut tidak dilengkapi dengan pita cukai resmi.

“Rokok ilegal yang disita biasanya akan kami musnahkan karena keberadaanya melanggar aturan tidak dilengkapi pita cukai resmi,” lanjutnya.

Penindakan terhadap peredaran rokok ilegal dilakukan Satpol PP Sukoharjo dengan dasar Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 222/PMK.07/2017 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau. Untuk menekan peredaran rokok ilegal Satpol PP Sukoharjo meminta kepada pedagang untuk selektif dan berani menolak apabila menerima kiriman dari orang tertentu.

Masyarakat juga diminta aktif memberikan informasi dan melapor pada petugas apabila menemukan kecurigaan peredaran rokok ilegal. Salah satu indikasi rokok ilegal yakni harga murah di bawah pasaran. Selain itu bisa dilihat dari keberadaan pita cukai pada rokok yang dijual pedagang. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
TK Tak Masukkan Titik Koordinat, Hambat Proses Verifikasi PPDB

SLEMAN (MERAPI) - Proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) sempat ada kendala, Senin (24/6). Pasalnya

Close