TK Tak Masukkan Titik Koordinat, Hambat Proses Verifikasi PPDB

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Salah satu calon siswa melakukan verifikasi berkas di SDN Purwomartani Kalasan Sleman.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Salah satu calon siswa melakukan verifikasi berkas di SDN Purwomartani Kalasan Sleman.

SLEMAN (MERAPI) – Proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) sempat ada kendala, Senin (24/6). Pasalnya dari TK asal tidak melampirkan titik koordinat, sehingga membutuhkan proses lebih lama saat proses verifikasi.

Hal tersebut muncul di SDN Purwomartani Kecamatan Kalasan Sleman. Proses verifikasi di sana sempat terhampat karena kendala tersebut. Selain itu, ada juga kesalahan penulisan zona. Pada lemba online TK disebutkan jika yang bersangkutan masuk zona 1. Namun saat dicocokkan dengan Kartu Keluarga (KK) orangtua, ternyata masuknya di zona 4 atau luar kecamaan Sleman.

“Jadi kami harus membentulkan terlebih dahulu. Di sesuaikan dengan alamat orangtua di KK. Kami juga tidak tahu, kenapa bisa salah. Karena itu yang menuliskan dari sekolah sebelumnya,” kata Kepala SDN Purwomartani, Mujiyana.
Di SDN Purwomartani sendiri daya tampung siswa kelas 1 adalah dua rombongan belajar (rombel) atau dua kelas. Namun, karena tahun ini ada dua siswa yang tinggal kelas, maka SDN Purwomartani hanya menerima 54 siswa. Sedangkan yang sudah mendaftar sudah ada 87 siswa. Dari jumlah tersebut yang memasukkan SDN Purwomartani sebagai pilihan 1 ada 61 siswa dan 26 siswa pada pilihan kedua.

Sesuai tahapan, verifikasi berkas PPDB jenjang SD akan berlangsung hingga Rabu (26/6). Verifikasi dilakukan di sekolah yang dituju dengan menyertakan akta kelahiran calon siswa dan kartu keluarga (KK) orang tua beserta fotocopy.
Sedangkan untuk proses pendaftaran PPDB online jenjang SD masih bisa dilakukan hingga besok, Selasa (25/6). Untuk daya tampung SD di Sleman baik negeri maupun swasta adalah 425 rombongan belajar atau 10.350 siswa dengan perhitungan satu rombel ada 28 siswa. (Awh)

Read previous post:
Pembunuh Balita Divonis 15 Tahun Penjara

TEMANGGUNG (MERAPI) - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Temanggung yang diketua Agung Wibowo SH menvonis Sunaryo alias Yoyok (27) warga Gandok

Close