Jadwal Baru Liga 1 Bahayakan Kondisi Pemain

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman bakal melakoni jadwal padat bulan Juli nanti. Dari jadwal terbaru yang dirilis PT LIB, Minggu (23/6) kemarin, PSS akan melakoni enam pertandingan. Menghadapi jadwal ketat itu, para pemain dihadapkan pada kondisi rawan cedera. Saat ini saja pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, mengeluhkan kondisi timnya, di mana ada tiga pemain cedera sedangkan tujuh lainnya mengeluh sakit sebelum dan di tengah pertandingan.

“Kondisi begini cukup sulit bagi kami apalagi besok jadwalnya sangat padat sekali. Kemarin saja pas lawan Bhayangkara, pemain yang cedera ringan terpaksa main. Sebut saja Ega Rizky, Asyraq Gufron, Bagus, Wahyu Sukarta, Rangga Muslim, Sidik terus di pemain pengganti ada Dave,” keluh Seto.

Dari jadwal terbaru, Laskar Sembada bakal membuka laga Juli dengan melawat ke Persija pada 3 Juli 2019. Hanya berjarak empat hari mereka harus bertandang ke kandang Kalteng Putra. Mereka baru bisa bernapas di laga ketiga karena punya waktu selama enam hari memulihkan kondisi sebelum bertemu Persebaya pada 13 Juli di kandang dilanjutkan PSIS Semarang 17 Juli. Di laga kelima, PSS akan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta menghadapi Bali United lalu menutup jadwal ketat dengan menjamu Barito Putera di kandang pada 27 Juli.

“Kami sudah kirimkan surat protes sebelumnya, tapi jadwal baru malah sudah keluar. Saya kembali tegaskan ya, ini sangat merugikan pemain,” tegas CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS) Viola Kurniawati.

Seto membenarkan Viola. Pelatih berusia 45 tahun ini menilai tidak ada waktu yang benar-benar cukup untuk memulihkan kondisi para pemain. Apalagi dari enam pertandingan mereka harus menempuh perjalanan ke dua pulau yang menguras tenaga, yaitu ke Kalimantan menghadapi Kalteng dan Bali. Laga melawan Persija yang harusnya digelar 4 Juli juga dimajukan satu hari. Rotasi memang satu-satunya pilihan di mana tidak semua pemain bakal dibawa serta, namun kondisi saat ini berkata lain.

Selain tujuh pemain mengeluhkan sakit Seto masih harus menunggu lampu hijau dari tim medis untuk empat pemain yang cedera yaitu Guilherme Batata, Nerius Alom, Ikhwan Ciptady, dan Arie Sandy. Melihat waktu istirahat selama sepekan, rasanya cukup sulit keempatnya bisa siap 100 persen. “Mau rotasi bagaimana kalau yang di cadangan juga kurang fit. Kami harus benar-benar putar otak untuk Juli ini. Mau tidak mau sebelum lawan Persija kami harus memulihkan kondisi pemain, kontrol status mereka dengan tim medis, dan menyusun taktik bersama pemain yang bugar,” sambung Seto.

Saat ini posisi PSS di klasemen sementara digeser Kalteng Putra yang menang 2-1 atas Barito Putera di pekan ke-4. PSS berada di posisi lima dengan enam poin, hasil sekali menang dan tiga kali imbang. Melihat lawan selanjutnya, Persija Jakarta, yang akan mereka hadapi, Seto belum menargetkan poin lantaran kondisi pemainnya kurang menguntungkan. “Yang penting kami memulihkan kondisi dan cedera pemain dulu lah baru setelah itu bisa bicara yang lainnya,” tandas Seto. (Des)

Read previous post:
Di Halal Bihalal Ikawangi, Menpar Sebut Banyuwangi On The Track

JAKARTA (MERAPI) – Keputusan Banyuwangi menjadikan pariwisata sebagai leading sector, dinilai sudah sangat tepat. Sebab, Banyuwangi memiliki potensi alam yang

Close