PSIM PERMALUKAN PERSIBA BALIKPAPAN – Modal Berharga Lawan Mitra Kukar

Pemain PSIM, Rossi Noprihanis (kiri) berebut bola dengan pemain Persiba. (MERAPI-ISTIMEWA)

BALIKPAPAN (MERAPI) – Modal berharga didapat PSIM Yogya mengawali kompetisi Liga 2 musim 2019 ketika memetik kemenangan tipis 1-0 melawan tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (22/6) malam. Raihan tiga poin tersebut menjadi modal bagi skuad Laskar Mataram untuk melakoni laga selanjutnya dengan menantang tuan rumah Mitra Kukar, Rabu (26/6) mendatang.

Pelatih PSIM, Vladimir Vujovic mengatakan bahwa kemenangan yang didapat timnya merupakan hasil kerja keras para pemainnya. “Pemain punya semangat juang yang bagus untuk mewujudkan target promosi ke Liga 1. Saya di sini tidak bekerja sendiri karena pemain juga punya motivasi yang sama dengan saya. Apa yang sudah saya susun, saya rencanakam, mampu dijalankan oleh pemain,” katanya seusai laga.

Dengan waktu jeda pertandingan yang hanya tiga hari, pelatih yang akrab disapa Vlado tersebut, tentu terkendala masalah kebugaran pemain. “Saya rasa hal yang sama juga dihadapi Mitra Kukar. Mereka juga baru saja bertanding lawan Persis Solo. Di sini sebenarnya posisinya sama. Meski kami bermain di kandang lawan, kami tetap punya target bawa pulang poin. Sama halnya ketika lawan Persiba, kami datang untuk meraih hasil terbaik, tidak sekadar bertahan,” ujarnya.

Pelatih asal Montenegro tersebut juga mengakui jika situasi berbeda dialami Cristian Gonzales dan kawan-kawan ketika menghadapi Persiba dengan dibandingkan saat melakoni dua laga ujicoba sebelumnya, baik Cilegon United maupun timnas U-23 Indonesia. “Di laga ujicoba, para pemain mendapat tekanan yang berbeda dibandingkan lawan Persiba. Justru lawan Persiba bisa bermain lebih baik, mampu menunjukkan perjuangan hingga akhir laga,” akunya.

Pada laga tersebut, PSIM menurunkan Putu Pager sebagai kiper utama dengan dikawal kuartet bek Herry Susilo, Achmad Hisyam Tolle, Fandy Edy dan Aditya Putra Dewa. Duet gelandang bertahan dipercayakan pada M Agung Pribadi dan Hendika Arga Permana. Trio gelandang serang diisi Raphael Maitimo, Ichsan Pratama serta Rossi Noprihanis. Sedangkan Cristian Gonzales yang dipercaya sebagai kapten, menjadi ujung tombak di lini depan PSIM.

Permainan menyerang langsung diperagakan kedua tim di awal laga. Persiba sempat mengancam gawang PSIM tapi belum membuahkan hasil. Memasuki menit 11, tim tamu justru mampu mengejutkan setelah Rossi mampu memperdaya kiper Persiba untuk mengubah kedudukan menjadi 0-1. Berawal dari sundulam Gonzales, Rossi mampu menerima umpan untuk dikonversi menjadi gol.

Tertinggal satu gol membuat tuan rumah meningkatkan tempo permainan. Menghadapi situasi demikian, Vlado memilih untuk bermain menunggu dengan memaksimalkan umpan-umpan jarak jauh. Sebelum babak pertama usai, PSIM nyaris menggandakan keunggulan jika sundulan Gonzales tak melebar tipis di sisi kanan gawang Persiba. Skor 0-1 tak berubah.

Usai jeda turun minum, Persiba masih melanjutkan serangan. Permainan agresif ditampilkan oleh Beny Anshar untuk menekan pertahanan PSIM. Tercatat dua peluang yang membentur mistar gawang PSIM terjadi sehingga gawang Putu Pager masih aman. Pergantian pemain juga dilakukan oleh kedua tim namun tidak terjadi gol di babak kedua sehingga tuan rumah harus merelakan tiga poin kepada PSIM di laga pembuka tersebut.

Manajer PSIM, Effendi Syahputra mengungkapkan rasa bahagianya terhadap hasil positif yang ditorehkan PSIM di laga perdana kali ini. “Tentu sangat senang dengan hasil ini. Saya bangga dengan yang ditampilkan para pemain. Mereka berjuang dengan solid, pantang menyerah dan tidak manja. Saya yakin semua ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Yogya. Harapan kami, pulang ke Yogya dengan kepala tegak,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
MERAPI-TRI DARMIYATI Masyarakat memanfaatkan uji coba rekayasa lalu lintas Malioboro semi pedestrian dengan berfoto-foto di tengah jalan.
Penampil Atraksi Budaya Semi Pedestrian Malioboro Akan Dikurasi

UMBULHARJO (MERAPI) - Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan kurasi atau penilaian penampil seni budaya di Malioboro saat uji coba semi

Close