PSS JAMU BHAYANGKARA FC SORE INI – Pertarungan Lini Tengah

SLEMAN (MERAPI) – Lini tengah bakal menjadi sorotan dalam pertandingan antara PSS Sleman melawan Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6) sore ini. Kedua tim punya amunisi lini tengah yang sama-sama mumpuni. Tuan rumah punya Brian Fereira yang tampil ganas selama tiga pertandingan terakhir. Sejauh ini Brian sudah mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga pertandingan Laskar Sembada.

Sedangkan tim tamu punya gelandang serang ganas, Flavio Beck yang sudah mencetak tiga gol dan satu assist bersama Bhayangkara FC. Keduanya bakal beradu kreativitas sekaligus membuktikan pantas mendapat predikat pendatang baru paling berbahaya di Liga 1.

Keduanya bakal mendapat dukungan dari rekan-rekannya di lapangan tengah lain. Brian bakal dapat dukungan dari Nerius Alom dan Sidik Saimima di lini tengah.
Sebenarnya PSS masih punya Dave Mustaine namun eks Persegres Gresik United belum mencapai kondisi puncak. Alom bakal jadi kunci lini tengah andai diturunkan. Ia bakal menutup ruang Flavio agar Brian mampu leluasa mengalirkan bola saat melakukan serangan balik.

Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala PSS, juga memprediksi serunya pertarungan lini tengah. “Kuncinya secara taktikal di lini tengah nanti. Bakal seru sekali. Siapa yang bisa memenangi lini tengah dia yang akan memenangkan pertandingan. Mereka sendiri punya pemain tengah yang kreatif jadi kami harus lebih kreatif lagi,” kata Seto, Kamis (20/6) kepada Merapi.

Selain Flavio Beck, Bhayangkara juga memiliki asing asal Korea Lee Yoo-Jun. Gelandang yang sudah tiga musim bersama Bhayangkara FC merupakan pemain kunci bagi skuad besutan Alfredo Vera tersebut. Tanpa Yoo Jun, Bhayangkara gagal meraih kemenangan. Mereka imbang lawan Borneo FC 1-1 lalu kalah atas Bali United 0-1.
Namun saat ia fit dan turun di laga ketiga, Bhayangkara mampu meraih kemenangan 4-2 atas Barito Putera. Yoo Jun memberi ketenangan di lini tengah yang membuat Flavio bebas menjadi kreator serangan. Flavio juga tak perlu bersusah payah membantu pertahanan saat serangan balik karena Yoo Jun mampu mematahkan aliran bola yang dibangun Evan Dimas di kubu Barito.

“Kami sudah menganalisis permainan mereka saat lawan Barito. Mereka jadi tim berbeda dari dua pertandingan sebelumnya, di mana lini tengah mereka jadi sangat hidup. Dari sana kami temukan juga kelemahan mereka. Kami siapkan bola pendek dan bermain cepat lawan mereka, itu antisipasi pertama. Rencana kedua langsung ke jantung pertahanan mereka,” sambung Seto.

Seto menyiapkan Try Hamdani di bawah mistar menggantikan Ega Rizky yang mengeluh sakit dalam latihan. Masih percaya diri dengan formasi 4-3-3, lini belakang tidak mengalami perubahan. Bagus Nirwanto, Alfonso de La Cruz, Purwaka Yudi, dan Jajang Sukmara masih jadi komposisi terbaik lini belakang. Benteng pertahanan PSS ini bakal mendapat ancaman dari striker Bhayangkara asal Argentina, Ramiro Fergonzi.

Pergerakan pemain yang sukses mencetak satu gol saat bersua Barito Putera ini dinilai cukup gesit bagi tim pelatih. Duel sengit diprediksi bakal terjadi antara Purwaka Yudi dengan striker muda Ilham Udin Armaiyn. Purwaka Yudi bakal membuktikan napasnya masih panjang menghentikan pemain muda yang musim lalu bermain di Selangor ini.

Lalu Seto juga menyiapkan Wahyu Sukarta andai lini tengah butuh tambahan kreativitas. Wahyu dipersiapkan sebagai rencana lain jika Seto ingin memainkan bola panjang ke jantung pertahanan Bhayangkara FC. Di lini depan trio Yevhen Bokhasvili, Kusheda Hari Yudo, dan Rangga Muslim susah digantikan. Ricky Kambuaya, Haris Tuharea, dan Arsyad Yusgiantoro disiapkan juga dari bangku cadangan membantu Brian Fereira. PSS punya keuntungan lantaran Bhayangkara tidak akan diperkuat bek terbaiknya, Indra Kahfi yang cedera.

Alfredo Vera menyiapkan Nur Hidayat menemani Anderson Sales di lini pertahanan. Absennya Kahfi membuatnya sangat mewaspadai lini tengah PSS yang dikomandoi Brian Fereira dan trio pemain depan PSS ini.

“Saya bilang seluruh tim di liga Indonesia ini merata kekuatannya. Tidak ada perbedaan satu sama lainnya. Jadi tidak benar kami lebih kuat atau mereka lebih kuat. Saya kira pertandingan akan sangat menarik. Untuk besok (hari ini) kami juga sudah antisipasi untuk pemain tengah mereka yang berbahaya,” katanya Alfredo di depan wartawan, Kamis (20/6). (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DSC|X 2019 Tumbuhkan Wirausaha Muda di Yogya

ANTUSIASME masyarakat mengikuti kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge ke-10 tahun 2019 /(DSC|X) yang digagas oleh Wismilak Foundation cukup tinggi. Termasuk

Close