Nenek Darmi Tewas Terpanggang

Kondisi rumah terbakar di desa Bskaran Wetan Juwana. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Ilustrasi

GROBOGAN (MERAPI) – Darmi (65), warga Dusun Klampok Desa Lebak Kecamatan Grobogan, Rabu (19/6), ditemukan tewas terpanggang di tumpukan tebon kering (pohon jagung) yang diduga dibakar oleh korban sendiri. Saat ditemukan, hampir seluruh tubuh korban hangus dan melepuh.

Menurut informasi, korban kali pertama ditemukan Harno (50), warga setempat. Pagi itu korban bermaksud akan pergi ke lahan sanggem (lahan bekas tebang milik Perhutani) di tepi hutan Purwo. Ketika melewati lahan sanggem milik Darmi, saksi melihat ada orang tengkurap di tumpukan tebon dalam kondisi hangus. Ketika diamati, ternyata orang tersebut pemilik sanggem.

“Sebelum kejadian, korban diduga membakar tebon. Ketika api membesar, ia terpeleset dan jatuh di tumpukan tebon lalu membakar pakaian yang dikenakannya. Karena tidak bisa menyelamatkan diri dan tewas di tempat kejadian,” ujar saksi Harno.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Suyanto (50), dan diteruskan ke kepala desa dan Polsek Grobogan. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas dan tim medis Puskesmas Grobogan, korban tewas kerena terbakar. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan atau ksengjaan orang lain. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dikebumikan,” kata kapolsek Grobogan Iptu Eko Bambang Nurcahyo. (Mas)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA/HERY SIDIK Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto.
Dibangun Sarana Permanen Antisipasi Kekeringan

BANTUL (MERAPI) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul tahun ini akan membangun sarana pemanen air hujan di tiga

Close