SIDANG PENIPUAN INVESTASI TRADING- Uang Teman SMP Dibelikan Mobil Mewah


Terdakwa (berpeci) ditemani keluarga dan kerabat dari Banjarnegara usai menjalani persidangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa (berpeci) ditemani keluarga dan kerabat dari Banjarnegara usai menjalani persidangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI)- Seorang pemilik rental komputer, AR AMd Com SE (49) asal Banjarnegara Jawa Tengah mengaku uang modal investasi trading dari teman semasa SMP atau saksi korban Tri Purwanti warga Sewon Bantul telah digunakan untuk membeli mobil mewah Toyota Harrier dan kebutuhan lainnya. Sehingga terdakwa belum bisa mengembalikan uang yang telah digunakan.

“Saya memang telah menggunakan uang milik saksi korban untuk membeli mobil. Tetapi saya berjanji akan mengembalikan uang yang saya gunakan,” ujar terdakwa dalam keterangan di hadapan majelis hakim diketuai Laily Fitria Titin Anugerahwati SH MH di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (18/6).

Disebutkan, terdakwa sendiri merupakan teman sesama SMP sejak tahun 1994. Tetapi hubungan terdakwa dan saksi korban semakin akrab saat reuni alumni pada Januari 2018.

Saat itu saksi korban yang mengetahui terdakwa ahli dalam bidang komputer mengajak kerja sama. Karena saksi korban sendiri hendak mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB). Dengan keahlian yang dimiliki diharapkan terdakwa mampu membantu dalam menyediakan peralatan komputer.

Tetapi terdakwa yang diketahui sebagai Ketua Alumni SMP dikenal memiliki kepandaian mudah bergaul. Untuk itu terdakwa balik mengajak saksi korban melakukan kerja sama dengan berinvestasi trading dan jual beli komputer.

Dalam kerja sama tersebut, terdakwa mendapat modal dari saksi korban sebesar Rp 479 juta. Terdakwa sendiri berjanji akan memberikan bagi hasil sebanyak 10 sampai 20 persen per bulan.

Tetapi dari investasi tersebut terdakwa hanya memberikan keuntungan sekali, itupun tak ada 10 persen sesuai yang dijanjikan. Tetapi ternyata uang digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa salah satunya digunakan membeli mobil.

Merasa ketipu, saksi korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda DIY. Perbuatan terdakwa dijerat jaksa Sutrisno SH MH dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Target Satu Emas, Sambo Rencanakan TC di Korea Selatan

JAKARTA (MERAPI)- Meski baru, olahraga sambo baru berkembang, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Kresna Bayu tetap

Close