Arus Balik Warga Nahdliyin Difasilitasi LTM PW NU

Bus pengangkut warga Nahdliyin menjemputnya di arus balik lebaran. (foto:Abdul Alim)
Bus pengangkut warga Nahdliyin menjemputnya di arus balik lebaran. (foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Lembaga Takmir Masjid (LTM) PW NU Jawa Tengah memulangkan warga Nahdliyin dari daerah ke perantauannya di Jabodetabek, Sabtu (15/6). Dua buah bus berkapasitas 158 penumpang disiapkan mengantar penumpang di Karanganyar menuju titik pemberangkatan ke Ibu Kota dari Semarang.

“Balik berkah bareng NU tahun 2819, LTM (lembaga takmir masjid) menyediakan lima unit bus bagi warga Nahdliyin Jawa Tengah yang akan kembali ke perantauan. Dari lima unit itu, dua unit berangkat dari Karanganyar. Sedangkan lainnya dari Kota Semarang, Grobogan, dan Rembang,” kata Ketua Panitia Pemberangkatan, Ismail Marzuki.

Di Karanganyar, dua bus menjemput para penumpang di depan kantor PCNU pada Sabtu pagi. Setelah lima unit bus pengangkut 295 orang itu berangkat bareng, akan berhenti di kantor PBNU Jakarta. Lebih lanjut dikatakan, rangkaian agenda balik berkah bareng NU diawali dengan sosialisasi mulai awal ramadan, lalu diikuti pendaftaran dan pengisian blanko pada tanggal 9 Juni 2019. Selanjutnya, pengambilan tiket bus pada 13 Juni, dan pemberangkatan daru Semarang ke Jakarta pada 15 Juni 2019.

Acara pengelepasan peserta Balik Berkah Bareng NU tahun 2019 akan dihadiri oleh Wakil Ketua PWNU Jateng Dr. KH. Musahadi, M.Ag. Dalam acara pengelepasan, ketua PWNU Jateng akan membekali para peserta dengan materi tentang ke NU-an, dan ke Indonesia-an. Dua materi tersebut dimaksudkan dalam rangka membentengi para peserta dari faham-faham radikal yang membahayakan NKRI. Di samping itu, penyampaian materi tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat nasionalisme para peserta. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIHANTAM GELOMBANG TINGGI – 1 Kapal Nelayan Karam Dievakuasi Tim SAR

WONOSARI (MERAPI) - Sebuah kapal nelayan milik nelayan Parmin (47), warga Pantai Dusun Gesik, Songbanyu, Girisubo mengalami naas. Saat diparkir

Close