SYAWALAN PAGUYUBAN SURYO NDADARI – Sri Purnomo Berharap Perdes Maju Pilkada

MERAPI-AWAN TURSENO Sri Purnomo dan Haris Sugiharto foto bersama pengurus Paguyuban Suryo Ndadari.
MERAPI-AWAN TURSENO
Sri Purnomo dan Haris Sugiharto foto bersama pengurus Paguyuban Suryo Ndadari.

SLEMAN (MERAPI) – Bupati Sleman Sri Purnomo berharap jajaran pimpinan atau perangkat desa (perdes) ada yang mewakili dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sleman pada tahun 2020. Pengalaman melayani masyarakat menjadi salah satu modal awal mereka sebagai seorang pemimpin.

“Mereka memiliki potensi besar sekali sebagai seorang pemimpin. Ada kepala desa, sekretaris desa maupun perangkat desa yang punya semangat membangun Kabupaten Sleman. Saya pikir itu perlu dibuka seluas-luasnya bagi mereka yang ingin maju di Pilkada Sleman,” kata Sri Purnomo saat menghadiri syawalan yang digelar paguyuban kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Sleman, Suryo Ndadari, di Sleman City Hall, Kamis (13/2).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharto, beberapa pejabat dan pimpinan perusahaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Dijelaskan, masa jabatan Bupati Sleman akan berakhir 17 Februari 2021. Untuk itu, munculnya salah satu pimpinan atau perangkat desa dapat menambah jumlah pasangan calon. Ketika pasangan calon lebih dari satu, proses demokrasi menjadi sangat dinamis dibandingkan hanya diikuti dua pasang. Sehingga calon-calon tersebut akan terseleksi oleh masyarakat yang terbaik diantara yang baik.
“Berbeda jika Pilkada hanya diikuti oleh dua pasangan calon, seolah-olah masyarakat terbelah menjadi dua kubu. Tapi kalau calonnya banyak tidak akan terjadi perbedaan antar kubu yang sangat jelas. sehingga yang terbaik dan memiliki komunitas banyak akan terlihat,” katanya.

Bukan hanya pimpinan dan perangkat desa, calon-calon pemimpin terbaik di Sleman cukup banyak. Diantaranya anggota dewan, tokoh masyarakat, dunia usaha maupun latar belakang profesi lain. Mereka memiliki hak yang sama dan mendapat kesempatan maju dalam Pilkada di Sleman mendatang.

“Kita beri kesempatan dan buka kran sebesar-besarnya apabila ada yang ingin maju dan berpartisipasi pada pesta demokrasi di Sleman,” pungkas Sri Purnomo.

Terkait Pilkada di Kabupaten Sleman, Ketua Suryo Ndadari, Lekta Manuri berpendapat, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memilih maupun dipilih. Begitu pula jika ada anggota Suryo Ndadari yang nantinya memenuhi syarat menjadi salah satu bakal calon baik bupati maupun wakil bupati, pihaknya akan mendorong dan mendukung.

Hanya saja sampai saat ini belum mengerucut ke satu nama meskipun terdapat beberapa kandidat dari kepala desa. Paguyuban Suryo Ndadari juga belum memberikan rekomendasi kepada siapapun yang akan mewakili dalam Pilkada Sleman.

“Berbicara terkait Pilkada, ini merupakan salah satu aspek kepentingan. Ketika desa mempunyai satu kepentingan untuk nasibnya termasuk perangkat desa, tidak ada salahnya mengikuti kontestasi Pilkada mendatang,” lanjut Kepala Desa Sumberharjo ini.
Ketika disinggung loyalitas Paguyuban Suryo Ndadari jika ada salah satu anggotanya menjadi salah satu pasangan calon, Lekta menegaskan, sesuai peraturan atau ketentuan, perangkat desa harus netral dan tidak berpolitik. Tetapi secara pribadi tentu akan memberikan bentuk loyalitas terhadap rekannya yang akan maju. (Awn)

Read previous post:
Belum Dimulai, Pesta Kesenian Bali 2019 Sudah Heboh di Dunia Maya

DENPASAR (MERAPI) – secara resmi, Pesta Kesenian Bali 2019 baru dibuka 15 Juni besok. Namun, keberadaannya sudah disambut gegap gempita

Close