Tim Gabungan Tutup Paksa Empat Toko Modern

Ilustrasi tokomodern.

SUKOHARJO (MERAPI) – Sebanyak empat toko modern ditutup paksa oleh tim gabungan Pemkab Sukoharjo. Penutupan dilakukan karena pemilik toko melakukan pelanggaran setelah izin operasional mereka habis namun tetap membuka usahanya. Petugas memasang segel sebagai tanda toko tidak boleh buka.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Rabu (12/6) mengatakan, tim gabungan yang terlibat yakni Satpol PP, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan lainnya. Petugas melakukan penutupan paksa karena pemilik toko modern tetap membuka usaha meski izin operasional mereka telah habis.

Toko modern yang ditutup paksa oleh tim gabungan tersebar disejumlah wilayah. Satu toko modern di Jalan Veteran Dukuh Jatimalang, Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, dua toko modern di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo Kota dan satu toko modern di Jalan Raya Sukoharjo – Wonogiri di lingkungan RT 01 RW 01 Sengon.

Sebelum ditutup petugas dari tim gabungan melihat terlebih dahulu izin operasional keempat toko modern. Hasilnya diketahui izin keempat toko modern telah habis lama. Selanjutnya petugas melakukan pengecekan usaha keempat toko modern. Hasilnya ternyata memang masih buka.

Kondisi tersebut dianggap melanggar aturan karena seharusnya keempat toko modern sudah harus tutup setelah izin operasional habis. Petugas kemudian mengirimkan surat agar pemilik toko modern menutup sendiri usahanya. Namun tidak digubris dan petugas kemudian melakukan penindakan tegas dengan melakukan penutupan paksa.

“Izin operasional keempat toko modern sudah habis dan seharusnya merek menutup sendiri usahanya. Karena nekat melanggar maka ditutup paksa tim gabungan. Selanjutnya setelah ini mereka harus tutup terus,” ujarnya.

Penutupan dilakukan tim gabungan dengan meminta semua karyawan keempat toko modern keluar meninggalkan tempat kerjanya. Selanjutnya petugas melakukan penyegelan pada pintu dengan tujuan tidak boleh ada orang masuk atau pemilik toko membuka usahanya.

“Setelah izin operasional habis maka tidak bisa diperpanjang karena memang Pemkab Sukoharjo masih memberlakukan aturan moratorium toko modern atau tidak mengeluarkan izin baru lagi,” lanjutnya.

Satpol PP Sukoharjo setelah melakukan penutupan masih akan melakukan pengawasan secara ketat. Sebab masih ada kerawanan pelanggaran lain dimana toko modern yang sudah ditutup akan buka kembali.

“Toko modern yang sudah ditutup kalau mau membuka usahanya maka harus beralih ke toko tradisional atau kelontong. Kalau tetap menggunakan sistem sama toko modern cuma ganti nama tetap akan dilakukan penutupan oleh petugas,” lanjutnya. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SELAMA LIBUR LEBARAN Sleman Dikunjungi 481 Ribu Wisatawan

SLEMAN (MERAPI) - Selama libur lebaran, 481.959 wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di Kabupaten Sleman. Angka tersebut selama periode libur

Close