2 DESA JADI RINTISAN – Sleman Launcing Posyandu Administrasi Kependudukan

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Warga Sukoharjo Kecamatan Ngaglik Sleman melakukan perekaman KTP el di kantor desa setempat.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Warga Sukoharjo Kecamatan Ngaglik Sleman melakukan perekaman KTP el di kantor desa setempat.

SLEMAN (MERAPI) – Inovasi dalam hal pelayanan administrasi kependudukan terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman. Setelah sebelumnya ada pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di kompleks Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT), kini ada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Administrasi Kependudukan.
Ada dua desa yang akan dijadikan rintisan kegiatan ini. Desa Sukoharjo Kecamatan Ngaglik dan Desa Sindumartani Kecamatan Ngemplak. Secara kebetulan juga kedua desa ini akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), dimana tahun ini akan menggunakan sistem e-voting.

Launcing ini menurut Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Sleman Endang Mulatsih, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi hak masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan pelayanan administrasi kependudukan. Dengan petugas datang langsung ke masyarakat, diharapkan dapat mengakomodir beberapa kelompok masyarakat yang memang terkendala untuk datang langsung ke dinas guna mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.

“Terutama untuk lansia dan masyarakat penyandang disabilitas. Selain ada pos pelayanan terpadu di desa, petugas juga jemput mendatangi dari rumah ke rumah. Harapannya, semua masyarakat bisa memperoleh haknya. Terutama dalam hal pelayanan administrasi kependudukan,” katanya, usai launcing di Kantor Desa Sukoharjo Ngaglik Sleman, Rabu (12/6).

Di pos terpadu ini, selain melakukan perekaman KTP el, juga ada pengurusan akta kelahiran dan yang lain. Dalam launcing ini, dari Disdukcapil sengaja mengajak kader PKK agar dapat melanjutkan informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Disdukcapil Sleman Jazim Sumirat tidak menampik jika masih ada beberapa warga yang belum memiliki akta lahir. Meski yang bersangkutan sudah berkeluarga dan memiliki anak. Untuk itu, dengan adanya pelayanan terpadu ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.

“Bagi yang belum memiliki akta lahir, bisa di proses juga. Dan semua pelayanan itu tidak dipungut biaya. Fasilitas ini sebagai bentuk pelayanan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Bagi masyarakat yang memiliki tetangga berusia lansia atau penyandang disabilitas yang memang tidak mampu untuk mengeurus sendiri. Silahkan dilaporkan ke desa, agar semua masyarakat dapat memiliki administrasi kependudukan,” ujarnya. (Awh)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pemandian Simpleng Padat Pengunjung

TEMANGGUNG (MERAPI) - Pemandian Simpleng di lereng Gunung Sumbing di Desa Gondosuli Kecamatan Bulu Temanggung dipadati warga untuk mengikuti perayaan

Close