CEO Turun Tangan Soal Kebugaran Pemain PSS

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman akhirnya bisa bernapas lega ketika PT LIB kembali mengeluarkan jadwal terbaru Liga 1. PSS dijadwalkan akan menjamu Bhayangkara FC pada 22 Juni mendatang. Viola Kurniawati, CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS) pun langsung turun tangan memberi ultimatum kepada para pemain agar lekas mengembalikan kondisi fisik usai libur Lebaran. Menurut Viola, para pemain harus bisa kembali menyesuaikan ritme dan atmosfer kompetisi sebelum menjamu Bhayangkara FC.

“Masalah umum yang dihadapi setiap tim setelah libur panjang adalah kembali menyesuaikan diri terhadap ritme dan atmosfer liga. Itulah tantangan yang sedang kami hadapi sekarang sebelum pertandingan selanjutnya. Kami harap pemain bisa lekas menyesuaikan diri, jangan lamban juga menyesuaikan ritme,” tegasnya, Senin (10/6).

Sejatinya PSS sudah harus bertanding melawan Madura United Jumat (14/6) namun harus ditunda lantaran agenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Adanya penundaan ini kembali membuat tim pelatih menyusun ulang program latihan agar para pemain mampu berada di peak performance pada 22 Juni mendatang. Seto Nurdiyantoro, pelatih kepala Laskar Sembada mengamini Viola dan tengah merancang program yang mampu mempercepat kembalinya ritme pemain. Salah satunya adalah uji coba melawan tim lokal akhir pekan nanti.

“Rencana uji coba memang ada tapi hanya melawan tim-tim lokal yang tidak terlalu berat. Tujuannya jelas mengembalikan sentuhan bola dan atmosfer kompetisi pemain. Uji coba nanti kami harap bisa semakin mematangkan permainan sebelum lawan Bhayangkara. Sebelum itu instruksinya jelas, kembalikan kondisi fisik dan teknik dulu,” tambah Seto.

Soal Dave Mustaine dan Nerius Alom yang absen karena cedera, tim pelatih akan meminta rekomendasi tim medis terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah keduanya bisa diturunkan dalam laga uji coba atau belum. Kompetisi yang panjang membuat Seto enggak mengambil risiko kehilangan pemain, apalagi belajar dari pengalaman saat harus kehilangan Kusheda Hari Yudo yang nekat main saat kondisinya belum sepenuhnya fit. “Kami komunikasi sama tim medis bagaimana soal pemain yang cedera ini. Kalau sudah bisa main pasti main, kalau tidak saya tidak mau ambil risiko,” sambung Seto.

Soal Bhayangkara FC sendiri Seto melihat dihuni pemain yang bagus. Salah satunya adalah gelandang Brasil berpaspor Kroasia Flavio Beck Junior. Saat mengalahkan Barito Putera 4-2, Flavio menyumbangkan tiga gol dan satu assist. Pemain ini cukup berbahaya dan bakal mendapat perhatian khusus dari tim pelatih PSS.
Sedangkan bagi Bhayangkara yang kini menghuni peringkat enam klasemen sementara, perhatian mereka akan tertuju pada puluhan ribu suporter yang kembali memenuhi tribun selatan setelah banding diterima Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. “Kami sedang mempersiapkan mental untuk menghadapi PSS di kandang mereka,” tulis Indra Kahfi, kapten Bhayangkara FC di laman resmi klub. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Petugas Polsek Seyegan menunjukkan mercon dan miras yang dirazia saat Lebaran.
DIRAZIA BARENG PENJUAL MERCON-Penjual Miras Klaim Pembeli Meningkat Saat Lebaran

SAYEGAN (MERAPI)-Selama perayaan Lebaran tahun 2019 ini, petugas Polsek Seyegan gencar melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) seperti minuman keras dan

Close