Sibuk Bersilaturahmi, Rumah Kebakaran

Aksi pemadaman di lokasi kebakaran. (Foto: Abdul Alim)
Aksi pemadaman di lokasi kebakaran. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI)– Kebakaran rumah yang terjadi di dua lokasi mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah, Rabu-Kamis (5-6/6). Beruntung tak menimbulkan korban jiwa. Kejadian pertama di bangunan dapur semi permanen berukuran 5X10 meter persegi milik warga Mendungan Rt 01/Rw I Desa Bulurejo, Gondangrejo, Sarno (53) yang terbakar, Rabu (5/6) pukul 19.30 WIB.

“Di lebaran hari pertama, banyak tamu sampai malam di rumah korban. Keluarganya memasak air sambil menerina tamu. Bolak-balik dapur ke depan rumah. Tapi akhirnya kelupaan. Api dari dapur menyala, terlihat membumbung,” kata Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno kepada wartawan, Kamis (6/6).

Putri korban dianggap yang paling tahu kejadian sebenarnya. Ia yang memasak air di kompor. Kebakaran itu terlihat dari atap yang menyala merah. Pemadaman api membutuhkan waktu hingga satu jam secara manual dan dibantu PMK.

Sedangkan kejadian berikutnya di workshop reparasi barang antik milik Rohmad Subagiyo (58) yang terletak di Lingkungan Cerbonan, Jetis Rt 4/3 Kelurahan Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Kamis (6/6/2019) sekira pukul 13.15. Kebakaran yang terjadi di Jalan Lawu Nomor 47, timur Kantor Bupati Karanganyar itu, mengakibatkan kerugian sekitar Rp 150 juta.

Saat dikunjungi di kediamannya, Cicup sapaan akrabnya, mengatakan, saat terjadi kebakaraan, ia bersama keluarganya sedang dalam perjalanan pulang dari rumah saudara yang berada di Desa Wonolopo Kecamatan Tasikmadu Karanganyar.

“Saat itu kondisi rumah kosong. Saya mengetahui kebakaran saat perjalanan pulang,” katanya.

Ia mendapatkan informasi dari saudaranya Yayuk (46) yang rumahnya berada di belakang rumahnya. “Saya panik mendengar kabar itu. Saya takut rumah yang terbakar. Kan ada surat-surat penting,” jelasnya.

Setibanya ia di rumah, puluhan warga sekitar dan anggota pemadam kebakaran sudah berusaha memadamkan api.

Paur Humas Polres Karanganyar, Ipda M Sutrismiyanto mengungkapkan, bangunan berukuran 12x 8 meter habis terbakar. “Api dapat dipadamkan sekitar 1,5 jam. Penyebab kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik tempat setrika pakaian,” ungkapnya. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIGELAR DI HARI PERTAMA IDUL FITRI: Open House Istimewa Bagi Bupati Sleman

SLEMAN (MERAPI) - Hari pertama Idul Fitri 1440 Hijriah, Rabu (5/6), Bupati dan Wakil Bupati Sleman selenggarakan open house di

Close