Jamu Timnas U-23, Ajang Unjuk Gigi Vlado

YOGYA (MERAPI) – PSIM Yogya dengan nuansa yang sangat berbeda dari sebelumnya, menarik minat banyak pihak untuk melihat kekuatan tim yang menargetkan promosi ke Liga 1 musim 2020. Ketika melakukan ujicoba melawan tim nasional (timnas) U-23 Indonesia di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/6), momen tersebut menjadi ajang pembuktian bagi pelatih Vladimir Vujovic sebelum timnya turun di kompetisi Liga 2 bulan Juni mendatang.

Dengan skuad bertabur bintang, mulai dari Cristian Gonzales, Raphael Maitimo, Ichsan Pratama, Agung Pribadi, Ade Putra Dewa, Ahmad Hisyam Tolle, Rossi Noprihanis hingga Hendika Arga Permana, PSIM disebut-sebut menjadi salah satu tim terkuat di kompetisi kasta kedua. Berisikan pemain-pemain yang sudah berpengalaman tersebut, tentu bukan hal sulit untuk meraih target tinggi. Namun secara teknis, hal itu tidak semudah membalikkan tangan karena semua pemain tidak bermain dalam satu tim yang sama di musim sebelum-sebelumnya.

Dengan menyisakan beberapa pemain musim lalu, tentu menjadi dilema bagi Pelatih PSIM, Vladimir Vujovic yang mengawali debutnya sebagai juru taktik pada musim ini. Meramu para pemain bintang dengan teknik yang di atas rata-rata, tentu membutuhkan keahlian khusus, terutama dalam hal penyesuaian karakter yang harus dipahami masing-masing.

Meski demikian, Vlado siap menerima tantangan untuk membawa PSIM naik kasta di musim depan. Dengan persiapan kurang lebih hampir dua bulan, beberapa pemain skuad Laskar Mataram juga sudab ada yang menjalani latihan ketika berseragam Bogor FC dua bulan sebelumnya. Tentu hal tersebut menjadi modal bagi sebagai persiapan kompetisi.

“Banyak tim yang persiapannya belum maksimal. Tapi saya tak mau melihat lebih detail tentang itu. Saya ingin fokus dengan tim saya. Lawan Timnas U-23 jadi kesempatan yang bagus sebelum kompetisi. Apalagi ino disaksikan langsung oleh suporter. Tentu secara motivasi, pemain sangat bagus kondisinya,” ungkap Vlado.

Melihat sisi teknis, pelatih asal Montenegro itu juga telah melakukan perbaikan setelah ujicoba terakhir melawan Cilegon United beberapa waktu lalu. “Kalau saya lihat, Timnas mungkin akan bermain dengan karakter berbeda. Mereka mungkin lebih berani menyerang, berbeda ketika lawan Cilegon United yang banyak bertahan,” ujarnya. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Mau Gali Sumur Malah Diajak Bercinta

KALA itu Ngadiyo (bukan nama sebenarnya ), seorang tukang gali sumur, dimintai tolong Bu Sentani (nama samaran), untuk menggali sumur

Close