Keseruan Akhirussanah dan Wisuda TK Anak Cendekia Angkatan Pertama

Penampilan wisudawan-wisudawati TK Anak Cendekia.

YOGYA (MERAPI) – Keseruan mewarnai acara Akhirussanah dan Wisuda TK Anak Cendekia angkatan pertama di Gedung Convention Hall, UIN Yogyakarta, Rabu (29/5) lalu. Sebanyak 16 wisudawan-wisudawati berhasil menyelesaikan pembelajaran tahun ajaran 2018/2019 di sekolah yang beralamat di Juru Gentong Gedongkuning, Banguntapan, Bantul. 

Rangkaian acara wisuda dimulai dengan pembacaan Surat Ad-Dhuha oleh perwakilan siswa-siswi yang hendak diwisuda, yakni Aniela, Faeyza dan Fakhri. Dilanjutkan sambutan dari Kepala TK Anak Cendekia (AC), Tri Murtini dan Ketua Dewan Pendiri Yayasan Cendekia Mulia Sejahtera, Abdul Kholik. 

Jago menari dan percaya diri di atas panggung.

Keseruan akhirussanah dimulai dengan penampilan tarian dari anak-anak Kelompok Bermain AC serta TK kelas A yang membawakan tarian batik kolaborasi dengan bunda dan yahda guru AC. Persembahan selanjutnya ditampilkan anak-anak wisuda-wisudawati yang membawakan tarian kontemporer. Mereka berhasil memukau orangtua serta wali murid yang hadir dan berbalas tepuk tangan meriah.  

Tak berhenti di situ. Anak-anak berkolaborasi memainkan angklung yang dikomandoi Kak Oki. Anak-anak nampak piawai memainkan angklung lantaran alat musik tradisional ini termasuk ekstra kulikuler TK AC. Tak heran, sekolah ini pernah menyabet kejuaran bergengsi lomba angklung.

Main angklung melestarikan alat musik tradisional.

Keseruan berganti keharuan saat video perjalanan anak-anak yang diwisuda tersebut ditayangkan. Banyak orangtua yang mbrebes mili. Meneteskan air mata. Mereka tak mengira, anak-anaknya sudah besar, dan sebentar lagi meneruskan jenjang sekolah dasar. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada orangtua dan wali siswa karena telah mempercayakan pendidikan di Anak Cendekia. Semoga anak-anak dapat meraih cita-citanya di masa mendatang, ” kata Tri Murtini.

Ketua Dewan Pendiri Yayasan Cendekia Mulia Sejahtera, Abdul Kholik mengutarakan, anak-anak yang diwisuda tersebut merupakan angkatan pertama TK AC. AC sendiri baru berdiri tahun 2018. Meski begitu, metode dan program belajar dan mengajar TK AC, cenderung komprehensif. 

Menurutnya, terdapat hal penting dalam mendidik anak, yakni mampu membangun kecerdasan afektif atau emosional serta otorik atau perilaku. Anak juga perlu mendapatan bimbingan akidah, ibadah dan akhlak. Bagaimana pun, anak sholeh dan sholehah merupakan salah satu kunci orangtua masuk surga.

“Dari kecil, anak harus mendapatkan pendidikan tersebut, karena ketika dewasa ia memiliki keseimbangan yang diperolehnya dari lingkungan sekolah, sosial dan keluarga,” paparnya. (Son) 

Virus-free. www.avast.com

Read previous post:
MERAPI-SUKRO RIYADI Kanit Reskrim Polsek Piyungan Ipda Jamingan (kiri) dan pelaku Mashud (tengah) menunjukkan barang bukti.
Kakek Tewas Tertembak Peluru Nyasar

BANTUL (MERAPI)- Kakek Sukamto Rejo (79) warga Dusun Pandeyan, Srimulyo, Piyungan, Bantul tewas tertembak peluru yang dimuntahkan tetangganya, Mashud, Rabu

Close