Sopir Bus Tak Bugar Dilarang Mengemudi

Sejumlah sopir bus di Terminal Giwangan diperiksa kesehatannya. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Sebagian sopir bus yang masuk Terminal Giwangan Yogyakarta pada masa angkutan Lebaran 2019 ini dilarang melanjutkan perjalanan. Mengingat sebagian sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) itu dalam kondisi sakit, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

“Sudah ada temuan tiga sopir yang tidak sehat karena hipertensi dan gula darah tinggi. Sopir ini tidak boleh mengemudi dulu sehingga harus diganti,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Tri Mardaya di sela pemeriksaan kesehatan sopir bus di Terminal Giwangan, Rabu (29/5).

Dia menyatakan sopir yang mengalami hipertensi dan tidak fit itu dirujuk pada pelayanan kesehatan di posko kesehatan PMI di Terminal Giwangan. Para sopir akan mendapatkan pengobatan dan diminta untuk istirahat tidak melanjutkan mengemudi.

Menurutnya sopir yang mengalami hipertensi maupun gula darah naik bisa mempengaruhi kondisi tubuh. “Efeknya bisa pusing-pusing dan pingsan. Jadi bisa membahayakan keamanan perjalanan dan keselamatan penumpang,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, para sopir mengikuti beberapa pemeriksaan, seperti tekanan darah, gula darah, alkohol, urine untuk mendeteksi narkoba.

“Target kami sekitar 50 sopir bus yang diperiksa pada masa mudik angkutan lebaran. Pada arus balik nantinya juga akan ada pemeriksaan kesehatan sopir lagi,” papar Tri Mardaya.

Seorang sopir bus Asrofi (56) menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan para sopir, walapun dia juga diminta untuk istirahat karena gula darahnya meningkat. Dia menyebut dalam sehari mengemudi sekitar 10 jama pulang pergi Cilacap-Yoyga, Yogya-Cilacap.

“Kondisi kesehatan memang harus fit saat mengemudi. Tapi juga tergantung kondisi tiap orang. Ini tekanan darah agak tinggi tapi masih bisa terkendali. Diminta istirahat. Harapannya pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya saat masa Lebaran,” terang Asrori. (Tri)

Read previous post:
Beberapa Destinasi Aceh Layak Dikembangkan Sebagai Pariwisata Halal

ACEH (MERAPI) - Pariwisata halal tidak hanya wisata religi atau berwisata dengan motivasi menikmati budaya Islam. Demikian disampaikan Tim Percepatan

Close