PASCASIDANG TIPIRING DIVONIS BEBAS-Kanit Reskrim Polres Bantul Digugat


Para penggugat beserta keluarga mengajukan gugatan terhadap Kanit Reskrim Polres Bantul ke pengadilan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Para penggugat beserta keluarga mengajukan gugatan terhadap Kanit Reskrim Polres Bantul ke Pengadilan Negeri Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MEEAPI) – Penggugat Suprihatin (30) warga Batikan Sumber Batikan Trirenggo Bantul dan Tukijah (62) warga Kaligawe Geblak Bantul melakukan gugatan melawan hukum, ganti kerugian dan rehabilitasi terhadap Kanit Reskrim Polres Bantul ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (29/5).

Gugatan dilakukan setelah penggugat diduga melakukan kejahatan tanpa adanya bukti dengan diajukan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring) PN Bantul, tetapi divonis bebas usai melakukan banding. Saat itu penggugat diduga melakukan pemakaian tanah tanpa izin pada 5 Maret 2018 di Kaligawe Bantul.

Padahal selama ini penggugat dengan keluarga menempati bangunan rumah turun temurun sejak 1955 yang didirikan Ngadinah selaku orang tua penggugat Tukijah.
Namun Drs Mulyono melaporkan penggugat ke polisi dengan laporan mendirikan bangunan tanpa izin. Sebelumnya Mulyono dan Nining Raniah membeli tanah dari ahli waris Daliman pada 2017 dan mengklaim tanah yang ditempati penggugat sebagai miliknya.

Setelah laporan Mulyono diproses dan diajukan ke persidangan hingga banding ke pengadilan tinggi telah membebaskan penggugat dan keluarganya. Dengan begitu tindakan yang dilakukan tergugat terhadap penggugat cacat, pembunuhan karakter dan berdampak pada nama baik penggugat dan keluarganya tercemar.

Akibatnya penggugat mengalami kerugian imateriil sebesar Rp 25 miliar dan materiil Rp 160 juta. Untuk itu penggugat berharap hakim pemeriksa perkara untuk mengabulkan gugatannya. (C-5)


Read previous post:
Kuliner Sukoharjo Siap Bikin Pemudik Ketagihan

JAKARTA (MERAPI)-- Kabupaten Sukoharjo, berada di wilayah Jawa Tengah. Atau, sebelah selatan Kota Solo. Sukoharjo mempunyai banyak tempat kuliner yang

Close