Lava Pijar Meluncur ke Kali Gendol

MERAPI-ANTARA/HENDRA NURDIYANSYAH Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merekomendasikan jarak aman melihat fenomena guguran lava pijar Gunung Merapi menjadi obyek wisata adalah radius tiga kilometer dari puncak. Tampak sejumlah wisatawan mengambil gambar puncak Gunung Merapi di Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, Jumat (24/5)
MERAPI-ANTARA/HENDRA NURDIYANSYAH
Sejumlah wisatawan mengambil gambar puncak Gunung Merapi di Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, Jumat (24/5)

CANGKRINGAN (MERAPI) – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, Gunung Merapi di perbatasan meluncurkan satu kali guguran lava pijar yang mengarah ke hulu Kali Gendol, Minggu (26/5). Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan, dua guguran lava yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB itu memiliki jarak luncur 850 meter.

Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam 3 gempa guguran dengan amplitudo 5-35 mm dan durasi 33-86 detik dan 1 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 10 mm selama 7.8 detik, dan 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm dengan durasi 24 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14-20 derajat celsius, kelembaban udara 61-87 persen, dan tekanan udara 627.7-708.7 mmHg.

Dilansir Antara, hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (*)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SELAMA LIBUR IDUL FITRI: Bus Wisata Dilarang Lewat Jalur Cinomati

BANTUL (MERAPI) - Kepolisian Resor Bantul melarang pengemudi bus pariwisata yang akan menuju kawasan wisata perbukitan Mangunan Dlingo, untuk melewati

Close