PT PSS Targetkan Papan Tengah

Viola Kurniawati foto bersama wartawan. (MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (MERAPI)- PT Putra Sleman Sembada (PSS) realistis menatap Liga 1 2019. Meski PSS Sleman telah menunjukkan taji dengan mengalahkan Arema Malang di laga pembuka Liga, CEO PT PSS, Viola Kurniawati, saat jumpa pers di depan wartawan, Kamis (23/5) kemarin mengatakan target mereka hanya papan tengah di keikutsertaan pertama Liga 1. Melihat situasi saat ini, target tersebut baginya sangat wajar.

“Target bertahan saja. Kami realistis menatap Liga 1 ini. Kalau bisa papan tengah, sepuluh besar syukur. Untuk itu kami persiapkan segalanya meraih target itu,” beber Viola.

Guna menghadapi Liga 1, CEO yang baru saja disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) PT ini membeberkan dana yang dihabiskan selama satu musim ini sekitar Rp20 Miliar. Jumlah ini meliputi dana operasional tandang, kandang, latihan dan hal-hal lainnya. Pendanaan berasal dari berbagai sumber salah satunya pihak sponsor. “Untuk satu musim sekitar 20 Miliar. Sekitar segitu lah kira-kira. Untuk tambah lagi tergantung perhitungan lainnya nanti,” sambungnya.

Dalam jumpa pers Viola juga menginformasikan tentang laga lawan Semen Padang di Stadion Maguwoharjo Sabtu (25/5) mendatang tidak akan mengalami penundaan. Hingga kemarin mereka terus berkoordinasi dengan pihak Polda DIY terhadap status Siaga 1 di seluruh penjuru Indonesia yang dikeluarkan Mabes Polri hingga 25 Mei mendatang. Viola membeberkan menunggu surat izin pertandingan dari Polda DIY. “Sejauh ini kami terus tunggu surat izinnya, tidak ada masalah sih karena Pak Kapolda tampaknya memang senang dengan olahraga,” sambung Viola.

Sementara tentang hukuman Komisi Disiplin (Komdis) sendiri Viola masih menyimpan sikap terbaru manajemen dan PT terkait sanksi Rp 200 juta dan pengosongan tribun selatan selama empat pertandingan. Viola minta publik dan media bersabar menunggu hasil pertemuan manajemen, suporter, dan pelatih Rabu (22/5) malam kemarin. Menurutnya saat ini PT bersama Panpel fokus menyiapkan pertandingan lawan Semen Padang, termasuk mencari alternatif untuk suporter Brigata Curva Sud (BCS). Salah satu alternatif adalah menempatkan BCS di tribun merah. Ditanya Merapi tentang harga tiket yang dijual untuk BCS jika nanti ditempatkan di tribun merah Viola juga meminta untuk bersabar dan akan segera mengumumkannya.

“Saya belum melakukan pengitungan berapa kerugian yang akan didapat ketika tribun selatan kosong. Kami juga belum tahu sistem bagaimana nanti yang akan dilakukan untuk aternatif tersebut. Yang bisa saya informasikan adalah pengamanannya akan jauh lebih ketat di luar maupun di dalam stadion termasuk memindai setiap penonton yang masuk ke dalam stadion. Masalah parkir juga sedang dibereskan agar alur massa tidak terhambat,” bebernya.

Terpisah pemain asing asal Brasil Guilherme Batata sudah mengikuti latihan PSS di Lapangan Paskhas AAU kemarin. Namun pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro belum bisa memastikan apakah Batata bisa dimainkan atau tidak karena masih menunggu laporan tim medis. Saat ini dirinya mempersiapkan Nerius Alom dan Wahyu Sukarta untuk menggantikan peran Batata jika saat lawan Semen Padang nanti tak kunjung sembuh. “Arie Sandy juga masih cedera. Saya berharap para pemain ini segera sembuh untuk membantu tim. Saya enggak berani menurunkan pemain kalau belum dapat rekomendasi,” kata Seto. (Des)

Read previous post:
Menpar Ajak Anak Muda Promosi Wisata Kuliner Melalui Millenial Tourism Corner

BANDUNG (MERAPI) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengajak anak-anak muda untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata kuliner yang ada di daerahnya masing-masing

Close