Layanan Penumpang Diutamakan, Awak Bus Jalani Konseling

Wabup Rober Christanto menempel stiker laik jalan armada angkutan mudik lebaran. (Foto: Abdul Alim)
Wabup Rober Christanto menempel stiker laik jalan armada angkutan mudik lebaran. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Ratusan sopir dan awak bus AKAP menjalani konseling dan bimbingan keselamatan kesehatan kerja (K3) jelang pengoperasian nonstop armada di arus mudik dan balik lebaran. Kesiapannya secara fisik dan mental menentukan keselamatan penumpang. “Sopir dan awak bus diberi pembekalan, supaya mereka memperhatikan tata tertib lalu lintas dan memberikan jaminan keselamatan penumpang,” kata Presiden Direktur PT Rosalia Indah Transport Yustinus Soeroso kepada wartawan saat inspeksi keselamatan (ramp check) oleh Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Satlantas Karanganyar di garasi bus Rosalia Indah, Selasa (21/5).

Di perusahaannya, sebanyak 600 sopir dan awak bus melayani penumpang arus mudik dan balik lebaran pada tahun ini. Adapun jumlah armada mencapai 300 bus atau bertambah 30 unit yang dioperasikan dibanding tahun lalu. “Kita punya dokter perusahaan untuk mengecek kondisinya setiap saat. Keluhan seringkali muncul penyakit gula,” katanya.

Dalam konseling yang dipandu manajemen perusahaan, sopir dan awak bus diminta mengutamakan kenyamanan penumpang. Diantaranya, meminta mereka menyimpan barang bawaan di bagasi maupun kabin.
Kondisi berlainan terlihat di PO Langsung Jaya. Manajemen memutuskan hanya 20 bus yang dioperasikan untuk mengangkut pemudik. “Tahun lalu 40 bus. Tapi sekarang hanya 20 bus. Penyebabnya, sebagian bus tahunnya mati (belum pajak),” kata perwakilan PO Langsung Jaya, Agus Eko.

Di dua PO bus ini, Dishub memeriksa kelaikan jalannya. Meliputi kondisi ban, wiper, lampu, klakson dan pemecah kaca. Armada berkondisi laik jalan ditempel stiker ramp check angkutan lebaran 2019/1440 H.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto di hadapat ratusan awak bus memintanya berhenti minum minuman keras. Ia juga berharap mudik lebaran lancar. “Saya titip, jangan mabuk-mabukan. Insya Allah kondisi bus siap. Apalagi panjenengan menjalani bimbingan,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Capaian Kinerja Ditjen PSP Kementan Hingga Kuartal I-2019

JAKARTA (MERAPI)-Selama tahun tahun 2015 hingga April 2019, banyak program yang dijalankan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian

Close