Mabuk Berat di Tepi Jalan, Tewas Nyemplung Sungai

GAMPING (MERAPI)- Diduga terpengaruh minuman keras, Suwarno (46) warga Beji Wetan, Sendangsari, Pajangan, Bantul menjadi hilang kendali. Dia jatuh saat naik motor, berjalan sempoyongan hingga akhirnya jatuh tercebur ke sungai Dusun Ngaran, Balecatur, Gamping, Sleman, Senin (20/5) pukul 22.00 WIB. Korban pun ditemukan tewas di dasar sungai.
“Saat dievakuasi, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Korban kemudian diserahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut. Diduga sebelum meninggal, dia terpengaruh minuman keras,” kata Kapolsek Gamping Kompol Hendri Multi didampingi Kanit Reskrim Iptu Tito Satria kepada wartawan, Selasa (21/5).

Kompol Hendri mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh Wasis Jati Mulyo (55) warga sekitar. Awalnya saksi hendak pulang ke rumah dan melintas di sekitar Dusun Ngaran pada Senin malam. Saat itu dia melihat korban tertunduk di dekat motornya di atas jembatan. Saksi tahu saat itu korban tengah mabuk berat. Tak lama berselang, saksi yang tinggal di dekat lokasi kejadian mendapati sepeda motor korban dan sebuah sandal tergeletak di aspal.
Mengetahui hal itu, saksi Wasis memanggil tetangganya untuk bersama-sama mengecek ke lokasi kejadian dan mencari korban.
Saat itu, korban ditemukan sudah dalam keadaan tercebur ke dasar sungai dengan kedalaman kurang lebih 3 meter dengan posisi telungkup.

Wajahnya terjerembab ke arah bawah dan kepala menghadap ke arah utara. Temuan itu lantas dilaporkan ke polisi.
“Awalnya saksi sempat melihat korban duduk di atas jembatan dengan kepala menunduk ke jok sepeda motor. Sehingga, ketika ia kembali dan tidak melihat korban, saksi kemudian curiga terjadi sesuatu. Dia kemudian mencari korban,” kata Hendri.
Mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Gamping kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian dengan memasang police line serta menghubungi unit Identifikasi Polres Sleman. jasad korban pun dievakuasi. Dari pemeriksaan awal, polisi menduga korban terjatuh ke dasar sungai karena mabuk berat.
Sementara Rusdianto (57) salah warga sekitar mengatakan, sebelum kejadian, dia sempat melihat korban jatuh dari sepeda motor tak jauh dari lokasi kejadian. Ia kemudian mengecek ke jalan dan mendapati korban sudah terjatuh dari sepeda motor.
“Saat itu, korban masih bisa bangun kembali dan mengaku akan buang air kecil,” pungkasnya. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Siapkan SDM Handal, STP NHI Bandung Uji Kompetensi 605 Mahasiswa

BANDUNG (MERAPI) - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung menggelar Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang

Close