Penjual Pil Koplo Ditangkap Polisi

MERAPI-Zaini Arrosyid Tersangka dan barang bukti
MERAPI-Zaini Arrosyid
Tersangka dan barang bukti

TEMANGGUNG (MERAPI) – Kepolisian Resort Temanggung menangkap San (20) warga Dusun Gunungpring Rt 04 Rw 02 Desa Sanggrahan Kecamatan Kranggan Temanggung dengan tuduhan mengedarkan obat terlarang.

Kasubaghumas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan tersangka ditangkap pada minggu malam sekitar pukul 22.00 di sebuah kamar kor di Kampung Legoksari Timur Rt 02 Rw 01 Kelurahan Temanggung II Kecamatan/ Kabupaten Temanggung.

” Kami menerima laporan dari masyarakat adanya pengedar obat-obat daftar G, lalu ditindak lanjuti dengan penggebrekkan,” katanya, Senin (20/5).

Dia mengatakan dari kamar kos tersebut didapatkan sebuah tas merk Lois warna abu-abu yang didalamnya berisi 75 bungkus plastik klip berisi masing-masing 10 tablet Yarindu/tablet warna putih berlogo huruf Y.

Selain itu, 750 butir, 1 bungkus plastik besar berisi 250 butir tablet Yarindu dan tablet warna putih berlogo huruf Y, 82 butir tablet Trihexyphenidyl, 1 kaleng warna putih dan 3 pak plastik klip kosong.

Atas temuan itu, katanya tersangka yang semua membantah akhirnya tidak bisa berkutik.

Dia mengatakan tersangka dijerat dengan pada Pasal 196 yo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), Subsider Pasal 197 yo Pasal 106 ayat (1), dan Lebih Subsider 198 yo Pasal 108 Undang-Undang Republik Indonesia no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. ” Tersangka terancam hukuman 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” katanya.

Tersangka San mengatakan pil didapat dari Semarang seharga Rp 2 juta per 1000 butir untuk selanjutya dikemas per 10 butir dengan harga Rp 30 ribu. ” Pil saya jual pada anak-anak punk di jalan,” kata pria yang tiap harinya bekerja sebagai sopir mobil rosok itu.

Dia mengaku telah lima bulan terakhir beraksi, dengan pendapatan ratusan ribu perbulannya, hingga kemudian tertangkap kepolisian. (Osy)

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Sulistiyo.
Desa Ringinharjo Siap Bangun Wisata Kuliner untuk Tingkatkan PADes

BANTUL (MERAPI) - Dalam rangka menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Ringinharjo, Bantul akan membangun

Close